Jakarta (ANTARA) - Kepala Pemasaran BeanStar Indonesia Bechman Abram menyampaikan bahwa sebagai merek kopi spesial, BeanStar juga menawarkan cerita tentang cara menikmati kopi.
Dalam acara Coffee Making & Coffee Tasting di Jakarta, Senin, dia mengemukakan perlunya memahami jenis kopi yang sesuai dengan kondisi tubuh dan selera individu.
Menurut dia, minuman yang dibuat dari biji kopi Arabika rasanya lebih ringan dan lebih aman bagi individu dengan lambung sensitif.
Ia menyampaikan bahwa BeanStar Coffee juga menggunakan biji kopi Arabika, yang diperoleh dari para petani di wilayah seperti Yunnan, Brazil, dan Ethiopia.
Abram juga mengatakan bahwa tingkat kemanisan kopi sebaiknya disesuaikan dengan selera dan kondisi tubuh masing-masing individu.
BeanStar menyajikan Okinawa Caramel Latte bersama honeycomb crackers manis agar konsumen bisa mengatur tingkat kemanisan sesuai keinginan.
Abram mengatakan, konsumen bisa pula meminta barista menyesuaikan takaran gula dan racikan kopi pesanan mereka.
"Kalau misalnya ada yang berpikir kurang cocok, oh ini terlalu strong, sebenarnya itu kita bisa request yang normal," katanya.
Ia menyampaikan bahwa BeanStar menawarkan -86 Dirty Series, kopi yang disajikan di gelas bersuhu -86 derajat Celsius.
Konsumen disarankan segera menikmati minuman tersebut setelah disajikan karena sensasi dinginnya hanya bisa bertahan selama sekitar 40 detik.





