Jakarta (ANTARA) - Jumlah pendatang baru, setelah Lebaran tahun ini di Jakarta Barat hingga saat ini mencapai 486 orang.

‎"‎Dari jumlah itu, ada 241 orang laki-laki dan 245 orang perempuan. Datanya sudah masuk ke data kependudukan," kata Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Barat Gentina Arifin, saat ditemui di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, angka tersebut merupakan hasil pendataan sementara yang telah tercatat dalam pangkalan data kependudukan.

‎Gentina menjelaskan, selain melakukan pendataan, pihaknya juga membuka berbagai layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat.

‎Layanan tersebut, kata dia, meliputi perekaman KTP pemula hingga pembaruan Kartu Keluarga (KK).

‎“Untuk pendatang baru, kami langsung memproses perpindahan alamat menjadi warga DKI Jakarta. Kami juga melayani perekaman KTP pemula serta pembaruan Kartu Keluarga bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Adapun, kegiatan pendataan pendatang baru ini akan berlangsung hingga 20 April 2026 dan dilakukan secara bertahap di seluruh Jakarta Barat.

‎“Kami mulai pendataan hari ini sampai tanggal 20 April. Selanjutnya, kegiatan juga akan dilaksanakan di wilayah lain, termasuk di Kelurahan Palmerah,” katanya.

‎Lebih lanjut, Gentina mendorong seluruh kelurahan sekaligus kecamatan di Jakarta Barat untuk turut aktif melakukan pendataan pendatang baru selama periode tersebut.

‎“Antara tanggal 16 hingga 20 April, kami harapkan seluruh kecamatan juga melaksanakan pelayanan pendataan pendatang baru,” katanya.