Para pemuda itu memalak Dadang hingga Rp500.000. Tetapi, karena tidak dituruti, mereka pun mengamuk dan mengeroyok Dadang hingga tewas.
Menyikapi hal ini, Dedi Mulyadi merasa menyesal karena seharusnya Dadang merasakan kebahagiaan pada hari pernikahan sang anak.
Oleh karena itu, Dedi Mulyadi selaku pimpinan tertinggi di Jawa Barat meminta maaf karena tidak bisa melindungi warganya.
Mantan Bupati Purwakarta itu pun berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran penting agar tidak terulang di kemudian hari.
# Dedi Mulyadi # Gubernur Jawa Barat # MINTA MAAF # KDM # Pernikahan # MINTA MAAF # Berujung Maut # Purwakarta #