TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga token listrik April 2026 dipastikan tidak mengalami perubahan.
Dengan tarif yang masih sama, pelanggan prabayar bisa memperkirakan jumlah kWh yang diperoleh dari pembelian token Rp20.000 hingga Rp100.000, tergantung daya listrik dan potongan pajak daerah.
Melansir Kompas.com, Tarif listrik April 2026 telah ditetapkan tidak berubah.
Dengan begitu, harga token listrik yang berlaku sekarang masih sama dengan periode sebelumnya.
Baca juga: Daftar Lengkap Harga BBM di Seluruh SPBU Pertamina Bulan April 2026, Pertamax hingga Dex Series
Mengetahui harga token listrik penting bagi pelanggan prabayar PLN, dikarenakan mereka wajib membeli token agar aliran listrik di rumah tetap menyala.
Berbeda dengan pulsa telepon biasa yang dihitung berdasarkan nominal rupiah, token listrik akan dikonversi ke satuan energi listrik berupa kilowatt hour (kWh).
Jumlah kWh yang diperoleh dari nominal pembelian token listrik tidaklah sama bagi setiap pelanggan.
Besaran kWh yang diperoleh dipengaruhi sejumlah faktor seperti tarif dasar listrik sesuai daya terpasang hingga pajak penerangan jalan (PPJ) sebesar 3–10 persen sesuai daerah masing-masing.
Lantas, berapa harga token listrik April 2026 dan bagaimana perhitungan jumlah kWh yang diperoleh?
Harga token listrik April 2026 mengacu pada tarif listrik yang berlaku pada triwulan II-2026, di mana tidak ada perubahan harga termasuk bagi pelanggan nonsubsidi.
Seperti diketahui, tarif listrik nonsubsidi dilakukan penyesuaian setiap tiga bulan sekali dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti nilai tukar rupiah, inflasi, Indonesian Crude Price (ICP), serta Harga Batubara Acuan (HBA).
Meskipun seharusnya ada penyesuaian, pemerintah memutuskan tarif listrik nonsubsidi tetap. Artinya, harga token listrik April 2026 masih sama seperti periode sebelumnya.
Lantas, berapa tarif listrik April 2026 untuk semua golongan daya?
Mengacu pada laman resmi PLN, daftar tarif dasar listrik (TDL) per kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi prabayar selama April 2026 sebagai berikut:
Dengan mengetahui tarif tersebut, pelanggan bisa memperkirakan berapa kWh yang akan diperoleh dari pembelian token listrik.
Pelanggan bisa menghitung kWh yang diperoleh dari setiap pembelian pulsa listrik dengan cara berikut ini.
Rumus menghitung jumlah kWh yang didapat pelanggan prabayar dari pembelian token listrik yaitu: (Harga token – PPJ) ÷ tarif dasar listrik.
Berikut simulasi perhitungan pelanggan rumah tangga nonsubsidi di Jakarta dengan daya 1.300 VA membeli token Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000.
- Rp 20.000
Jumlah kWh yang diperoleh pelanggan: Rp 19.400 ÷ Rp 1.444,70 = 13,43 kWh.
- Rp 50.000
Jumlah kWh yang diperoleh pelanggan: (Rp 50.000 – Rp 1.500) ÷ Rp 1.444,70 = 33,57 kWh.
- Rp 100.000
Jumlah kWh yang diperoleh pelanggan: (Rp 100.000 – Rp 3.000) ÷ Rp 1.444,70 = 67,14 kWh.
Itulah harga token listrik April 2026, lengkap dengan simulasi perhitungan jumlah kWh yang didapat.
Semoga informasinya bermanfaat!
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini