TRIBUNPALU.COM - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menggelar aksi donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa peringatan HBP tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima” ini dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Irpan, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Maulana Luthfiyanto. Turut hadir Kepala Bapas Kelas I Palu, Hasrudin, Kepala LPKA Kelas II Palu, Weli, serta Kepala LPP Kelas III Palu, Yoesiana.
Baca juga: Pemeriksaan BPK di Morowali, Bupati Tekankan Akuntabilitas dan Data Akurat
Bertempat di Aula Kanwil Ditjenpas Sulteng dan terhubung secara virtual dengan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi jajaran pemasyarakatan di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala, serta diikuti oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu.
Proses kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan oleh tim Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tengah, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan kondisi kesehatan umum.
Peserta yang memenuhi syarat kemudian menjalani proses donor sesuai prosedur medis.
Dari total 116 pendaftar, sebanyak 60 kantong darah berhasil dikumpulkan. Sementara sebagian peserta lainnya belum dapat mendonor karena tidak memenuhi persyaratan medis.
Irpan menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat.
“Ini adalah kerja nyata yang langsung dirasakan manfaatnya. Pemasyarakatan tidak hanya berbicara pembinaan di dalam, tetapi juga hadir memberi kontribusi bagi kemanusiaan,” tegas Irpan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin agar dampaknya semakin luas.
Baca juga: Gedung Putih Buka Suara Kabar Donald Trump Alami Stroke hingga Dirawat di RS
“Kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut, minimal setiap dua bulan sekali, sehingga benar-benar memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Koordinator Donor Darah PMI Sulawesi Tengah, Suharno, mengapresiasi kegiatan yang dinilai sangat membantu pemenuhan stok darah.
“Kegiatan ini sangat berdampak. Stok darah yang terkumpul cukup membantu memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Kami berterima kasih atas kepedulian jajaran pemasyarakatan,” ungkapnya.
Salah satu peserta, Taufiq Hidayah, mengaku telah sembilan kali mengikuti donor darah dan menjadikan kegiatan ini sebagai rutinitas.
“Donor darah bukan hanya membantu orang lain, tapi juga menjaga kesehatan. Saya merasa bangga bisa terlibat dalam kegiatan ini,” ucapnya.
Baca juga: Harga Tiket Pesawat Bakal Naik, Pemerintah Jaga Kisaran 9-13 Persen
Kegiatan donor darah ini berlangsung tertib dan lancar, dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur.
Selain memperingati HBP ke-62, aksi ini sekaligus memperkuat citra pemasyarakatan sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kemanusiaan.(*)