TRIBUNSUMSEL.COM -- Aktris Zaskia Adya Mecca baru saja membagikan pengalaman kurang menyenangkan melalui akun media sosialnya.
Bersama sang suami, sutradara Hanung Bramantyo, Zaskia harus menelan kekecewaan setelah memenuhi panggilan sidang di Pengadilan Militer Jakarta yang ternyata berujung sia-sia.
Oknum TNI berinisial Prajurit Kepala (Praka) NC, pelaku penganiayaan terhadap penjaga rumah Zaskia itu, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Setelah tujuh bulan, surat panggilan pertama dari Pengadilan Militer baru diterima oleh Faisal.
Melalui unggahan terbarunya, Selasa (7/4/2026), Zaskia harus menelan pil pahit lantaran sebelumnya ia diberikan undangan sebagai saksi, namun justru tidak diinformasikan mengenai pembatalan sidang.
"Komunikasi kita tidak baik-baik saja," tulis Zaskia mengawali cerita kronologi kejadian yang membuatnya merasa bingung sekaligus terabaikan oleh sistem birokrasi hukum.
Zaskia menjelaskan bahwa kehadirannya di Pengadilan Militer Jakarta pada pagi hari (sekitar pukul 09.50 WIB) adalah untuk memenuhi panggilan sidang lanjutan atas kasus pemukulan stafnya, Faisal dan KMB, sebuah peristiwa yang terjadi pada September 2025 silam. Awalnya, ia mengaku terkejut sekaligus lega karena kasus ini ternyata masih berlanjut setelah sekian lama tanpa kabar. Namun, rasa antusias untuk mencari keadilan itu berubah menjadi kebingungan saat tiba di lokasi.
Kekecewaan Zaskia semakin memuncak saat ia mencoba bertanya kepada petugas di lokasi. "Awal minggu ada surat pemanggilan, pagi tadi kami hadir tapi kaget banget pas sampai di @pengadilanmiliterjakarta enggak ada orang. Hanya ada tukang. Lampu-lampu di ruangan gelap, petugas kami tanya juga kebingungan."
Zaskia Adya Mecca juga membagikan momen berbicara dengan petugas piket Pengadilan Militer. Alih-alih mendapatkan jawaban pasti, ia justru menerima respons yang tidak profesional. Petugas di sana tampak bingung dan memberikan jawaban yang mengambang.
“Enggak ada sidang hari ini!” “Loh, terus kapan?” “Ya besok kali.” “Kok kami enggak ada yang kabarin?” “Hmm, enggak tahu juga.” Di pesan WhatsApp ke pengirim surat panggilan sidang, jawabannya, “Oh? Memang batal sidangnya?”
Bagi Zaskia, insiden ini bukan sekadar masalah salah jadwal, melainkan bentuk ketidakhormatan terhadap waktu dan komitmen warga negara. Mengingat jarak tempuh yang jauh dan banyaknya agenda pekerjaan yang harus dibatalkan demi hadir di persidangan, ia merasa sangat dirugikan.
Zaskia pun melontarkan beberapa pertanyaan kritis yang mewakili suara orang awam. "Siapa yang bertanggung jawab mengabarkan pembatalan sidang kepada saksi/pihak terkait? Kenapa orang yang dipanggil dilupakan begitu saja saat jadwal berubah? Apakah ketidakteraturan ini hal yang lumrah terjadi di lingkungan persidangan militer?"
"Sebagai awam, kami bingung," tutupnya.
Curhatan ini pun langsung memancing simpati dari warganet yang turut menyayangkan buruknya koordinasi dan komunikasi dalam proses hukum yang melibatkan masyarakat sipil di pengadilan militer.
Penjaga rumah pasangan Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo bernama Faisal Handri menjadi korban pemukulan pada Senin (22/9/2025). Insiden bermula saat Faisal sedang mengantar anak Zaskia, KMB (12), menggunakan sepeda motor. Dari arah berlawanan, datang sepeda motor merah muda yang nyaris menyerempet Faisal. Lantas, ia pun mengklakson pengendara tersebut.
Pengendara berbaju batik yang sempat melintas itu langsung putar balik dan melontarkan amarahnya pada Faisal. “Pelaku motor pink teriak-teriak sambil menghajar Faisal bilang, ‘Enggak terima kamu?’,” ujar Zaskia seperti dikutip dari unggahan Instagram-nya, @zaskiaadyamecca.
Zaskia mengatakan pengendara motor itu melakukan pemukulan hingga menginjak leher asisten rumah tangganya (ART) sampai helm yang dikenakan hancur. Sementara sang putri, KMB, selamat setelah dijaga oleh penjual bubur yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Faisal dipukuli sampai jatuh, lehernya diinjak, pinggang dan kepala diinjak pula sampai helmnya hancur," beber Zaskia. "Pasti KMB penuh trauma menyaksikan itu semua di pagi hari mau sekolah. Faisal pun akhirnya enggak bisa bangun, sekarang sedang di RS," ujar artis yang pernah membintangi film Ayat-Ayat Cinta itu.
Istri Hanung itu mengatakan pelaku sempat ditahan warga, namun kemudian tidak berhasil diamankan karena mengaku sebagai oknum anggota. Pelaku berinisial NC kemudian telah ditangkap dan diserahkan ke Pomdam Jaya untuk menjalani proses hukum.
Zaskia Adya Mecca juga mengaku dihubungi atasan anggota TNI yang menganiaya asisten rumah tangganya. Lewat Instagram, Zaskia membagikan momen saat atasan pelaku menghubungi Hanung Bramantyo guna menyampaikan permintaan maaf.
"Saya mohon maaf ya mas, mbak, dan keluarga atas kejadian itu. Saya baru lihat videonya, aduh saya mohon maaf mas," kata atasan pelaku.
Sebagai atasan, mereka berjanji akan terus mengawal proses hukum agar berjalan sesuai undang-undang yang berlaku. "Alhamdulillah tidak ada permintaan sekadar damai dan setop di situ saja, tapi mereka berjanji memberikan hukuman juga sanksi sesuai undang-undang," tulis Zaskia.
Kejadian ini membuat Zaskia Adya Mecca merasa prihatin.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com