WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Muhammad Jusuf Kalla (JK) memberikan komentar soal sosok Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di tengah peperangan AS-Israel dengan Iran.
Wakil Presiden Indonesia periode 2004-2009 dan 2014-2019 itu menyebut Trump sebagai sosok pemimpin sakit jiwa.
Bagi JK, Trump tidak memiliki empati dan solidaritas internasional. Bahkan, orang nomor satu di AS itu dikenal dengan instant instinct.
Perang AS-Israel dengan Iran tak luput dari kebijakan yang berasal dari pemikiran Trump yang instan.
“Sulitnya ada orang gila, orang sakit jiwa, Trump itu,” kata JK saat memberikan kuliah umum di Kampus UI Depok, Selasa (7/3/2026).
“Apa yang dipikirkannya instan langsung diperintahkan. Serbu itu, tembak, bom itu,” sambungnya.
Bagi JK, kebijakan Trump tidak memperdulikan nilai-nilai kemanusiaan sama halnya apa yang dilakukan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Dilaporkan Koma di Qom, Siapa Pengendali Iran Saat Hadapi Ultimatum Trump?
“Semua negara di Amerika didemo oleh jutaan orang Amerika, tapi tidak bergeming. Ini sulitnya kalau ada orang gila jadi pemerintah,” tegasnya.
Menurut JK, konflik Iran dengan AS-Israel bukan masalah agama dan banyak kepentingan politik di dalamnya.
Alhasil, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) tidak mampu berbuat banyak dalam menyelesaikan konflik.
Jangankan OKI, Perserikatan Bangsa-Bangsa juga tidak mampu berbuat apa-apa untuk menyelesaikan konflik.
“PBB hanya resolusi-resolusi, hanya saja suara itu tidak dianggap,” pungkasnya. (m38)