Kelangkaan LPG Lumajang, Tambahan 18 Ribu Tabung Belum Atasi Antrean
Wiwit Purwanto April 07, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID LUMAJANG- Pertamina Patra Niaga telah menambah pasokan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur untuk menanggulangi kelangkaan pasokan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengaku telah menambah sebayak 18 ribu tabung di Kabupaten Lumajang sejak 3 April 2026 untuk memastikan ketersediaan stok.

Tambahan Stok 18 Ribu

"Tambahan extra dropping sebanyak 18 ribu tabung atau sekitar 45,8 persen dari kebutuhan normal penyaluran yang difokuskan untuk wilayah Lumajang," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (7/4/2026).

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, kata dia, penyaluran di lembaga distribusi di Lumajang tetap berjalan normal tanpa kendala.

Baca juga: LPG Langka di Tuban, Pemprov dan Pertamina Tambah Dropping 12 Ribu Tabung 

"Kebutuhan elpiji masyarakat dapat terpenuhi sekaligus memperkuat stok di pangkalan,” tambah Ahad.

Isu kelangkaan elpiji di Lumajang, Ahad menilai hal itu akibat tingginya kebutuhan gas di Kota Pisang khususnya pada sektor rumah tangga serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sehingga mempengaruhi kondisi pasokan di lapangan.

"Selain itu, beredarnya informasi yang belum terverifikasi juga memicu peningkatan pembelian yang tidak wajar di tingkat pengecer," bebernya.

Oleh karena itu, Ahad mengaku akan berkordinasi dengan pemerintah daerah setempat, untuk menjaga ketersediaan stok elpiji subsidi di Kabupaten Lumajang.

Baca juga: Pertamina Klaim Pasokan ke Ponorogo Aman, Warga Diminta Beli LPG 3 Kg di Pangkalan

“Termasuk mendorong penggunaan LPG non-subsidi bagi masyarakat yang mampu. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan serta memastikan distribusi berjalan lebih tepat sasaran," ulasnya.

Selain itu, Ahad juga menyarankan masyarakat untuk melakukan pembelian elpiji melon di pangkalan resmi, sebab harganya sudah sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 18.000.

Sementara itu ,temua Tribun Jatim Network menemukan pembatasan pembelian elpiji dari Agen kepada pangkalan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ditengah terjadi kelangkaan.

Salah seorang pangkalan di Kecamatan/Kabupaten Lumajang yang tidak mau disebutkan namanya mengaku hanya dijatah 15 tabung seminggu. Kata dia, hal itu terjadi sejak pertengahan ramadan kemarin.

"Kalau 10 atau 12 tabung sehari masih wajar. Ini 15 tabung seminggu, begitu datang belum setengah jam sudah habis," katanya saat ditemui media ini di Jalan AP I Aljama'ari Lumajang.

Sebelum puasa itu, dia mengaku masih dijatah 20-25 tabung perminggu, namun saat jelang ramadan stoknya dikurangi oleh petugas pengiriman dari agen.

Atas pengurangan tersebut, dia mengaku terpaksa mencopot plakat nama pangkalan yang menyediakan 100 tabung gas elpiji. Katanya, supaya tidak dikomplain pembeli.

"Gimana ada antrean, wong dijatah 15 tabung. Kalau 100 tabung baru antre, ini cuma 15, baru tadi pagi dikirim belum setengah jam habis wes," bebernya.

Dia menduga adanya oknum pengiriman dari agen, yang tidak menyalurkan tabung Elpiji melon secara penuh di pangkalan. Katanya, mereka menjual sebagian barang tersebut langsung di masyarakat dengan harga lebih tinggi.

"Kalau jual di pangkalan kan lebih murah pembeliannya. Tapi kalau di luar bisa lebih tinggi, jadi kayak di lelang," bebernya.

Tribun Jatim Network mencoba mengkomfirmasi para Agen elpiji 3 kilogram di Kabupaten Lumajang. Masing masing dari mereka menolak diwawancarai bahkan melarang wartawan mengambil gambar lokasi penyimpanan tabung.

"Jangan wawancara saya, takut salah ngomong. Mohon maaf juga jangan ambil foto tempat penyimpanan tabung," kata Pemilik Agen LPG 3 Kilogram PT. Energi Putra Hari yang berada di Jalan PB. Sudirman Kabupaten Lumajang.

 

Foto 1: TRIBUNJATIMTIMUR.COM/ Dokumen Humas Pemkab Lumajang 

LANGKA: Bupati Indah Amperawati saat inspeksi di pangkalan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026) Hal itu untuk menindak lanjuti isu kelangkaan elpiji di Kabupaten Lumajang.

Foto 2: TRIBUNJATIMTIMUR.COM/ Imam Nawawi 

KOSONG: Susana di depan gudang Agen LPG 3 Kilogram PT. Energi Putra Hari yang berada di Jalan PB. Sudirman Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026) Stok tabung di agen tabung elpiji melon di Lumajang ini juga habis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.