TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pihak Niko Al Hakim atau Okin mengajak Rachel Vennya agar menyelesaikan polemik rumah masa depan anak yang tengah viral di media sosial secara tertutup.
Hal ini disampaikan Axl Mattew Situmorang, selaku kuasa hukum Okin.
Menurutnya, persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa huru hara di media sosial hingga viral.
Sebelumnya, Rachel Vennya sempat meluapkan kekesalannya di akun pribadinya.
Ia merasa kesal karena rumah masa depan anak pertamanya, Xabiru diduga terancam dijual oleh Okin.
Rachel dan Okin pun sempat berbalas komentar di postingan media sosial.
Persoalan inipun sampai menyita perhatian netizen.
Selama ini, Rachel dan Okin selalu tampil akur di hadapan anak-anaknya.
Namun untuk pertama kalinya, persoalan yang cukup besar terjadi.
Baca juga: Duduk Perkara Masalah Rumah Anak Rachel Vennya dan Okin, Cicilan Rp52 Juta per Bulan, Viral Dijual
Setelah rumah yang digadang-gadang akan dilegasikan pada Xabiru terancam dijual.
Rumah itu juga sementara dihuni oleh saudara-saudara Rachel Vennya.
Kini kisruh antara mantan pasangan suami istri ini, terancam dibawa ke meja hijau.
Namun, Okin nampaknya ingin menyelesaikan persoalan tersebut dengan jalur kekeluargaan lebih dulu.
Melalui tim kuasa hukumnya, Okin memberikan respons resmi terkait kisruh rumah di kawasan Kemang yang kini tengah menjadi sengketa.
Axl Mattew Situmorang menyatakan bahwa pihaknya saat ini fokus untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Menurutnya persoalan ini harusnya menjadi ranah pribadi untuk Okin dan Rachel Vennya.
"Fokus utama saya adalah menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan bermartabat terlebih dahulu," tulis Axl Mattew dalam pernyataan resminya, Selasa (7/4/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah damai ini diambil sesuai dengan Kode Etik Advokat Indonesia yang mengutamakan penyelesaian perkara perdata melalui jalur mufakat. Bahkan pihak Okin juga telah menjalin komunikasi denngan pihak Rachel Vennya.
"Mulai Senin, 6 April 2026, kami telah menginisiasi komunikasi dengan pihak Saudari Rachel Vennya. Per hari ini, saya juga telah menjalin komunikasi langsung dengan kuasa hukum Rachel, yaitu Rekan Ragahdo," tambahnya.
Menutup pernyataannya, pihak Okin melalui Axl Mattew memohon agar publik tidak menyebarkan spekulasi negatif atau hoaks yang dapat mencederai proses perdamaian yang tengah dibangun. Ia menekankan bahwa kondisi psikologis anak-anak adalah prioritas utama saat ini.
"Membiarkan hal-hal yang seharusnya bisa diselesaikan secara tertutup ini terus bergulir di media akan membawa dampak yang sangat tidak baik bagi tumbuh kembang mereka (anak-anak)," pungkas Axl.
Adapun konflik ini bermula dari kesepakatan setelah keduanya resmi bercerai pada awal 2021 lalu. Berdasarkan keterangan Sangun Ragahdo, kuasa hukum Rachel Vennya, kliennya sebenarnya memiliki hak atas uang mut'ah senilai Rp 1 miliar dan nafkah anak sebesar Rp 50 juta per bulan. Namun, Rachel memilih mengalah demi masa depan anak-anak mereka, Xabiru dan Chava.
"Terjadi kesepakatan bahwa ada uang mut'ah senilai 1 miliar rupiah. Namun demi kelancaran cicilan rumah di Kemang untuk anak-anak, Rachel memilih untuk tidak menagih uang tersebut dan nafkah bulanan," jelas Ragahdo saat ditemui di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.
Sebagai gantinya, Okin berkewajiban melunasi cicilan KPR rumah di Kemang tersebut yang nilainya mencapai Rp52 juta per bulan.
Niat Rachel Vennya pun tak main-main. Demi kenyamanan buah hatinya, ia dikabarkan telah merogoh kocek pribadi hingga Rp4,5 miliar hanya untuk biaya renovasi agar rumah tersebut layak huni.
"Rachel melakukan renovasi menghabiskan uang tidak kurang 3 sampai 4 miliar. Lalu direnovasi lagi habis sekitar 500 juta rupiah. Dan itu telah dibayar lunas oleh Rachel," tambah Ragahdo.
Namun, kekecewaan Rachel memuncak saat mengetahui cicilan yang menjadi tanggung jawab Okin kembali macet hingga pihak bank mengirimkan surat peringatan. Puncaknya, ada orang asing yang datang mengukur luas rumah, yang memicu dugaan bahwa rumah tersebut akan dijual oleh pihak Okin tanpa persetujuan Rachel.(*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Grid.id)