TRIBUN-BALI.COM - Jalur Tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana kembali memakan korban jiwa, Selasa (7/4).
Seorang karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dilaporkan meninggal dunia di TKP setelah alami lakalantas diduga karena out of control (OC) hingga menabrak tiang lampu penerang jalan umum di wilayah Gilimanuk.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa lakalantas maut tersebut terjadi sekitar pukul 07.40 Wita pada Kilometer 122-123 tepatnya di sebelah timur Sumur Kembar wilayah Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana.
Bermula dari sepeda motor matik bernomor polisi DK 5777 WP yang dikemudikan oleh Dwi Erin Saghita (25) bergerak dari arah timur menuju barat atau dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.
Baca juga: KONDISI Kadek Raditya Masih Syok! Sedih & Tak Menyangka Aksi Heroik Agus Membuatnya Meninggal Dunia!
Baca juga: TRAGIS, Nenek 77 Tahun Meninggal, Terjebak Kebakaran di Sidakarya Saat Berada di Reruntuhan Dapur!
Setibanya di TKP, perempuan yang merupakan Karyawan BUMD tersebut diduga oleng hingga keluar badan jalan. Korban lantas menabrak tiang lampu penerang jalan umum di lokasi.
Akibat kejadian tersebut, perempuan 25 tahun tersebut dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Petugas yang menerima laporan bergegas ke TKP untuk melakukan evakuasi korban ke Puskesmas II Melaya di Gilimanuk serta melaksanakan olah TKP.
"Pengendara tersebut diduga out of control (OC). Di TKP nihil adanya saksi dan petunjuk lain," jelas Kanit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel seizin Kapolsek AKBP Arya Agung Arjana Putra, saat dikonfirmasi, Selasa (7/4).
Dia melanjutkan, setelah mendapat laporan, personel datang ke lokasi dan menemukan pengendara sepeda motor matik tersebut dalam kondisi meninggal dunia. Diduga setelah oleng, korban menabrak tiang lampu penerangan jalan umum di lokasi kejadian.
"Korban sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat," tandasnya.
Selain sebabkan satu nyawa melayang, kondisi sepeda motor korban juga mengalami kerusakan cukup parah. Seperti rusak pada spakbor bawah dan keropak lampu atas pecah dengan nilai kerugian materiil ditaksir Rp2 Juta.
"Kami mengimbau agar pengendara selalu berhati-hati ketika melintas di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk yang notabene jalur padat kendaraan. Selain itu juga tidak memaksakan diri berkendaraan saat kondisi kurang fit dan waspada terhadap adanya jalan berlubang di sepanjang jalur ramai ini," imbaunya. (mpa)