TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Kelangkaan susu UHT masih menjadi perhatian pelaku usaha coffee shop di Pontianak terutama setelah kondisi tersebut sempat mengganggu operasional selama bulan Ramadan 2026.
Owner Coffe Shop Seremoni, Bob, mengungkapkan kondisi tersebut berdampak langsung terhadap operasional kedainya, khususnya dalam penyajian menu kopi susu yang menjadi andalan.
“Pas bulan Ramadan kemarin, hampir semua coffee shop mengalami krisis. Susu full cream benar-benar susah dicari, bahkan ada yang tidak memiliki stok sama sekali,” ujarnya saat ditemui di Jalan Beringin No.38 A, Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Selasa, 7 April 2026.
Ia menjelaskan, pada periode tersebut pelaku usaha kesulitan mendapatkan pasokan terutama untuk susu full cream kemasan satu liter yang biasa digunakan untuk kebutuhan harian.
Menurutnya, susu full cream merupakan bahan utama yang tidak mudah digantikan karena akan memengaruhi cita rasa minuman.
“Kalau diganti dengan merek atau jenis lain, pasti berpengaruh ke rasa. Jadi memang sulit mencari alternatif,” jelasnya.
Baca juga: Permintaan Melonjak, Ketersediaan Susu UHT Full Cream di Pontianak Masih Terbatas
Dalam kondisi normal, Bob menyebutkan kedainya rutin melakukan pengadaan stok susu secara bulanan untuk menjaga operasional tetap berjalan.
“Kita biasa stok dalam satu bulan, 10 dus sih,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi kelangkaan kembali terjadi, ia kini mulai meningkatkan jumlah stok bahan baku agar operasional tetap aman.
“Sekarang sudah lebih stabil. ke depannya kami akan lebih banyak menyetok supaya kalau terjadi kelangkaan lagi, operasional tetap aman,” kata Bob. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!