Kata-kata Vincent Kompany setelah Bikin Real Madrid Terpongkeng, Allianz Arena Kuburan Terakhir
Nanda Lusiana Saputri April 08, 2026 06:57 AM

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany sudah yakin sejak awal tidak ada alasan untuk kalah dari Real Madrid pada leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026.

'Raja Terakhir' Liga Champions, Real Madrid harus tertunduk di akhir saat menjamu Bayern Munchen di Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol (8/4) dini hari WIB.

Kejutan hasil akhir tersaji saat Real Madrid sebagai kolektor trofi juara Liga Champions terbanyak, menelan kekalahan 1-2 atas Munchen.

Gol dari Luis Diaz dan Harry Kane membawa Bayern unggul dua gol lebih dahulu. Real Madrid kemudian membalas lewat Kylian Mbappe, yang menjaga peluang mereka tetap hidup jelang leg kedua.

BERDUEL - Pemain Bayern Munchen dan Real Madrid memperebutkan bola pada pertandingan leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu Stadium, Spanyol, Rabu (8/4) dini hari WIB.
BERDUEL - Pemain Bayern Munchen dan Real Madrid memperebutkan bola pada pertandingan leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu Stadium, Spanyol, Rabu (8/4) dini hari WIB. (Instagram Bayern Munchen)

Menariknya, ini jadi kemenangan pertama Bayern Munchen atas Madrid sejak tahun 2012 lalu. Dalam sembilan pertandingan sejak tahun 2012 Madrid tidak pernah kalah dari Die Roten, julukan Bayern Munchen.

Pasca-pertandingan, pelatih Munchen, Vincent Kompany sudah memprediksi sejak awal. Peluang Harry Kane dkk. untuk mengalahkan Real Madrid, sama besarnya dengan menelan kekalahan di Bernabeu.

"Kami memiliki beberapa peluang yang seharusnya bisa kami manfaatkan," buka mantan pemain Manchester City dan timnas Belgia, dikutip dari laman BBC.

"Saya tidak melihat alasan mengapa kami tidak bisa menang, tetapi Real Madrid memiliki talenta yang luar biasa," aku pelatih Bayern Munchen.

Satu di antara hal yang pantas diacungi jempol dari kemenangan ini ialah bagaimana mental para pemain Munchen menekan tekanan publik Bernabeu.

"Stadion ini (Bernabeu) berubah dalam 15 menit terakhir, Anda harus siap bertarung."

"Tim ini berhak untuk menjadi diri mereka sendiri, mereka telah memenangkan banyak pertandingan dan tampil sangat baik, jadi pergantian pemain pertama saya adalah pergantian pemain yang sama persis. Tetapi menjelang akhir pertandingan, saya memang melakukan pertahanan yang lebih ketat," puji Vincent Kompany.

Baca juga: 5 Fakta Real Madrid Dipecundangi Bayern Munchen: Sepasang Rekor Messi-Ronaldo Terulang di Bernabeu

Optimis di Leg 2

Namun tugas Munchen untuk babak 8 Besar belum usai. Bahkan laga krusial akan dijalani raksasa Bundesliga ini di Allianz Arena.

Keunggulan satu gol jelas bukan sesuatu yang aman, dalam usaha mereka lolos ke Semifinal. Apalagi dengan mentalitas Madrid yang kerap melakukan comeback, "Remontada" di Liga Champions bak menjadi sebuah cemilan bagi mereka.

"Penting untuk melanjutkan momentum kami. Mereka (Real Madrid) akan memberi kami pertandingan yang sulit, mereka adalah tipe tim yang dapat melakukan sesuatu yang istimewa, tetapi kami juga bisa."

"Kami berhak untuk percaya diri dan menuntut di pertandingan-pertandingan itu. Tapi ini sepak bola, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi," sambung pelatih berusia 39 tahun.

Sebagai mantan pesepak bola profesional, Vincent Kompany mengetahui benar bagaimana rasanya di atas lapangan pertandingan. 

Oleh karena itu, dia tidak ingin mengambil panggung pujian untuk pemainnya atas mengalahkan Real Madrid.

"Saya bukan pusat perhatian, ini para pemain. Jadi saya hanya mencoba memberi mereka sedikit masukan jika memungkinkan, sesuatu yang mungkin pernah saya lakukan saat masih bermain. Tapi ini adalah permainan para pemain," pungkas Vincent Kompany.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.