Pemindahan markas Pendekar Cisadane yang mendadak ini ditanggapi santai oleh manajemen Singo Edan yang mengaku telah menyesuaikan segala kebutuhan logistik tim di Kota Serang.
Namun, di balik kesiapan fasilitas tersebut, Arema FC sedang memikul beban berat untuk segera mengakhiri paceklik kemenangan di lima laga terakhir.
Fokus utama skuad asuhan Marcos Santos saat ini adalah memburu poin penuh guna mengamankan posisi dari hitung-hitungan zona degradasi yang kian membayangi tim-tim papan tengah.
Berikut ulasan selengkapnya:
Laga lanjutan Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang vs Arema FC akan berlangsung di Banten International Stadium pada Jumat (10/4/2026).
Stadion Indomilk Arena, yang menjadi markas besar Persita Tangerang, belum bisa menggelar pertandingan karena mengalami kerusakan di bagian atap tribun.
Kondisi itu membuat laga di pekan 27 tersebut harus digelar di markas Dewa United, Banten International Stadium.
Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Manchester United dan Harry Maguire Sepakat Perpanjang Durasi Kontrak
Surat pemindahan venue pertandingan telah diterima oleh Manajemen Arema FC dari Stadion Indomilk Arena ke International Banten Stadium pada Sabtu (4/4/2026).
Surat itu merupakan respons dari pengajuan perubahan venue oleh klub Persita Tangerang.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengaku tidak mempermasalahkan pemindahan lokasi venue tersebut.
Kondisi itu juga tidak berpengaruh kepada persiapan tim Singo Edan untuk mengarungi pertandingan nanti.
"Pemindahan venue ini gak berpengaruh secara signifikan terhadap persiapan tim kami untuk laga away," kata Inal sapaan akrab Yusrinal kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Agenda FIFA Matchday Juni 2026: Lawan Timnas Indonesia Masih Teka-teki, Thailand Sudah Start
Inal menjelaskan, terkait akomodasi dan transportasi dalam pertandingan nanti juga tidak mengalami kendala yang cukup signifikan.
Manajemen Arema FC juga belum memesan hotel di Tangerang, yang notabene lebih dekat dengan Stadion Indomilk Arena.
Hal tersebut merujuk pada surat pemindahan venue yang telah diterima kalau pertandingan nanti akan berlangsung di Kota Serang, lokasi Banten International Stadium.
Rencananya, hotel tempat menginap pemain juga tidak akan jauh-jauh dari lokasi stadion untuk memudahkan para pemain.
Begitu juga untuk tiket pesawat, nantinya rombongan pemain akan landing di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.
Kondisi tersebut tidak mempengaruhi kesiapan tim, meskipun nantinya masih harus menjalani perjalanan darat sekitar 90 km menuju Banten International Stadium dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dengan kendaraan roda empat.
Baca juga: Arema FC Jadi Ujian Persib Bandung di Jalur Juara: Tantangan Berat Sebelum Lawan Persija
"Untungnya, kemarin kami mau booking hotel di Tangerang, tapi gak jadi, kita akhirnya pesan hotel di dekat stadion" ujarnya.
"Kalau soal tiket pesawat saya rasa gak ada masalah. Kita gak merasa dirugikan dengan pemindahan venue dadakan ini," tandasnya.
Dari sisi kesiapan tim, Arema FC terus melakukan persiapan demi mengakhiri paceklik kemenangan dalam pertandingan nanti.
Lima laga tanpa kemenangan menjadi modal kurang baik bagi pasukan Singo Edan sebelum menghadapi Persita Tangerang.
Namun sebaliknya, Persita Tangerang meraih dua kemenangan dan tiga kekalahan dari lima pertandingan terakhir mereka di kompetisi Super League.
Bahkan di laga terakhir, Pendekar Cisadane dikalahkan oleh Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0.
Kondisi itu akan membuat laga Persita vs Arema FC diprediksi akan berjalan menarik, mengingat kedua tim sama-sama gagal meraih kemenangan di laga terakhir pada pekan 26.
Arema FC diminta tidak lengah di sisa kompetisi Super League 2025/2026.
Meski berada di luar zona merah, tim kebanggaan Aremania ini tercatat sebagai salah satu klub yang secara hitung-hitungan belum mengunci posisi aman dari degradasi.
Sejauh ini, baru ada lima klub yang dipastikan aman dari degradasi di Super League 2025/2026.
Sementara itu, kompetisi masih menyisakan delapan pertandingan, yang artinya masih ada 24 poin lagi yang bisa diperebutkan oleh tim-tim Super League musim ini.
Untuk saat ini, secara hitung-hitungan, batas aman untuk tidak terdegradasi adalah menempati posisi kelima.
Posisi kelima saat ini ditempati oleh Bhayangkara FC dengan koleksi 44 poin.
Dengan raihan tersebut, Bhayangkara FC dipastikan tidak bisa terkejar oleh Madura United, Semen Padang, dan PSBS Biak yang berada di zona degradasi.
PSBS Biak untuk sementara menjadi dasar klasemen dengan memiliki 18 poin.
Sedangkan Madura United dan Semen Padang menempati posisi ke-16 dan ke-17 dengan sama-sama memiliki 20 poin.
Jika bisa menyapu delapan pertandingan sisa dengan kemenangan, maka Madura United dan Semen Padang akan memiliki poin akhir sebesar 44 poin.
Selain Persebaya Surabaya, empat tim lain yang nasibnya sudah dipastikan aman di Super League adalah Malut United (46 Poin), Persija Jakarta (52 Poin), Borneo FC (57 Poin), dan Persib Bandung (61 Poin).
Sementara itu, meskipun berada di luar zona degradasi, posisi beberapa tim besar belum sepenuhnya tenang.
Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta, Dewa United, Bali United, hingga Arema FC tercatat masih belum aman dari ancaman turun kasta.
Berikut update klasemen sementara Super League 2025/2026, Selasa (7/4/2026) malam:
NO KLUB POIN
1. PERSIB BANDUNG (61)
2. BORNEO FC SAMARINDA (57)
3. PERSIJA JAKARTA (52)
4. MALUT UNITED FC (46)
5. BHAYANGKARA PRESISI FC (44)
6. PERSEBAYA SURABAYA (42)
7. PERSITA (41)
8. PSIM YOGYAKARTA (38)
9. DEWA UNITED BANTEN FC (37)
10. BALI UNITED FC (36)
11. AREMA FC (32)
12. PERSIK KEDIRI (30)
13. PSM MAKASSAR (25)
14. PERSIJAP JEPARA (22)
15. PERSIS SOLO (21)
16. MADURA UNITED FC (20)
17. SEMEN PADANG FC (20)
18. PSBS BIAK (18)
(TribunWow.com)