Inovasi Sekda Sulsel, Ciptakan Jet Stove dan Ajak Warga Kembali Masak Pakai Kayu
Ansar April 08, 2026 11:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ikut terpengaruh dampak konflik di Timur Tengah.

Pemerintah pusat berkali-kali mengimbau masyarakat agar lebih hemat energi.

Baik itu Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun LPG.

Di tengah potensi tekanan tersebut, masyarakat diminta mulai lebih bijak dalam menggunakan gas Elpiji untuk kebutuhan rumah tangga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman sudah mengajak masyarakat mitigasi dampak konflik Timur Tengah terhadap ketersediaan LPG.

Salah satunya dengan kembali menanfaatkan kayu bakar.

Jufri Rahman mengaku sudah menemukan adanya kompor kayu dengan desain modern.

"Kompor yang tidak gunakan banyak kayu bakar, tapi itu panasnya menyamai gas. Namanya Jet stove. Nanti saya kirimkan supaya anda terinspirasi," kata Jufri Rahman saat dikonfirmasi pada Rabu (8/4/2026).

Jet stove merupakan kompor modern yang menggunakan bahan bakar padat seperti ranting atau kayu bakar.

Prinsip kerjanya aliran udara vertikal (natural draft) menghasilkan api besar dan efisien, mirip semburan jet. 

Alat ini dirancang untuk camping atau memasak luar ruangan.

Seringkali terbuat dari stainless steel tahan lama dan ringan. 

Sekda Sulsel Jufri Rahman mengaku sudah menonton cara kerja Jet Stove.

Dirinya pun tertarik mencoba penggunaan kompor yang mengandalkan kayu atau ranting ini. 

Bahkan Jufri Rahman sudah memesan ke tempat pandai besi untuk membuat Jet Stove.

"Jet stove ini hanya menggunakan besi huruf L baru dikasih tempat masuk kayu, angin dari bawah dorong api sehingga seperti gas. Ini dibikin, saya sudah suruh cari tukang besiku," katanya.

Menurutnya ini bisa jadi alternatif agar menghemat LPG.

Sekaligus langkah antisipatif apabila konflik Timur Tengah berkelanjutan dan berdampak ke ketersediaan LPG.

"Namanya mitigasi yah, masyarakat dilatih kembali gunakan kayu bakar," katanya.

Meski begitu, Jufri Rahman tetap memastikan ketersediaan BBM maupun LPG saat ini masih aman di Sulsel.

"Stok BBM dan LPG kita sejauh ini aman," ucapnya.

Di tengah ketidakpastian global, pemerintah berharap masyarakat dapat ikut berperan menjaga stabilitas energi dengan menerapkan pola konsumsi yang lebih hemat dan bijak.

Pakar Energi Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Bachtiar Nappu sudah mengingatkan potensi kelangkaan LPG akibat konflik Timur Tengah

"Semua orang butuh energi untuk memasak, harus ada substitusi yang dipikirkan. Gas juga (bisa) naik nanti," kata Prof Bachtiar saat dihubungi pekan lalu.

Efek dari penutupan Selat Hormuz diprediksi akan merambat ke berbagai sektor energi.

Pemeritnah pusat juga sudah mengeluarkan imbauan terkait menghemat penggunaan LPG

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 


Ket foto : JET STOVE - Bentuk kompor kayu desain modern (kiri) bernama Jet Stove. Sekda Sulsel Jufri Rahman mengajak masyarakat mitigasi kelangkaan LPG dengan memanfaatkan Jet Stove. Dirinya pun sudah membuat Jet Stove sendiri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.