TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Jambi mencatat tren pertumbuhan perumahan di Kota Jambi, didominasi oleh perumahan subsidi.
Tren tersebut sudah berlangsung sejak 2020 lalu hingga saat ini.
Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Disperkim Kota Jambi, Yaser mengatakan perbedaan antara perumahan subsidi dan komersil di Kota Jambi cukup mencolok.
"95 persen perumahan di Kota Jambi itu didominasi Rumah Subsidi," ujarnya Rabu (8/4/2026).
Lebih lanjut ia menjelaskan, dari 2020 hingga 2025 rata-rata rumah komersil hanya di kembagkan di dua lokasi saja pertahun.
Sementara untuk tahun 2026 hingga April 2026 belum ada pengajuan untuk rumah komersil atau non subsidi.
Sedangkan untuk perumahan subsidi sudah ada 6 lokasi pembangunan, dengan total rumah sebanyak 350 unit per April 2026.
"Sekarang masih tahun berjalan ya, jadi masih ada yang dalam proses pengurusan untuk rumah subsidi," ujar Yaser.
Di jelaskan Yaser, saat ini tren pengembangan perumahan kbususnya subsidi lebih dominan ke pinggiran Kota Jambi.
Baca juga: Tak Dipecat, Ini Sanksi 3 Polisi di Jambi yang Berada di TKP Pemerkosaan Remaja
Baca juga: Kesaksian Warga Soal Guru Ngaji di Sarolangun Jambi yang Dilaporkan Asusila, Ternyata Pendatang
Dimana Kecamatan Alam Barajo dan Pal Merah menjadi primadona pengembang dalam menghadirkan rumah subsidi.
Di Alam Barajo daerah Bagan Pete dan Pinang Merah menjadi kawasan yang pertumbuhan penduduknya cukup tinggi imbas dari masifnya pembagunan perumahan di Kota Jambi.
Sementar di Kecamatan Pal Merah, pengembangan perumahan banyak terdapat di kawasan Eka Jaya.
Hal ini karena di tiga kawasan tersebut masih banyak terdapat tanah kosong dan harganya masif relatif terjangkau.
Di satu sisi, untuk kawasan Kecamatan Alam Barajo di anggap menjadi pintu masuk Kota Jambi karena hadirnya exit tol di kawasan Pijoan.
Sementara itu, untuk kelurga muda atau Gen Z, dikatakan Yaser saat ini mereka cenderung mengambil rumah subsidi, hal ini karena harga yang di anggap lebih terjangkau untuk mereka.
"Keluarga baru cendrung membeli rumah subsidi, karena lebih terjangkau dan masuk akal untuk mereka," pungkasnya. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Zulva Fadhil Ajak Kader PKK Batang Hari Perkuat Sinergi, Fokus Tekan Stunting dan Ekonomi Keluarga
Baca juga: Sanksi Tiga Polisi di Kasus Pemerkosaan Belum Maksimal, Pengacara Akan Lapor ke Kompolnas