TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kondisi kesehatan pesulap legendaris Pak Tarno dikabarkan mulai menunjukkan perkembangan positif setelah sebelumnya mengalami stroke.
Dari sudut pandang keluarga, proses pemulihan ini menjadi perjalanan yang penuh harapan sekaligus tantangan.
Sang istri, Lisa Karlina, mengungkapkan bahwa perubahan kondisi suaminya sudah mulai terlihat, terutama dalam kemampuan berjalan.
“Udah mendingan, jalannya juga agak lancar dari yang pertama itu.
Berjalannya udah lancar, tinggal lemesnya aja,” ujar Lisa saat ditemui di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (7/4/2026).
Perkembangan ini tentu menjadi kabar baik bagi keluarga dan para penggemar yang terus mendoakan kesembuhannya.
Meski begitu, proses pemulihan belum sepenuhnya selesai dan masih membutuhkan waktu serta perhatian intensif.
Lisa menyebutkan bahwa kondisi lemas masih sering dirasakan oleh Pak Tarno dalam aktivitas sehari-hari.
Hal tersebut membuat keluarga tetap waspada dan berusaha memberikan dukungan maksimal.
Baca juga: Penyesalan Pak Tarno Usai Kena Tipu Rp 100 Juta, Padahal Uang untuk Berobat, Sakit Stroke Sejak 2018
Di sisi lain, tantangan muncul karena Pak Tarno disebut masih enggan menjalani terapi medis secara rutin.
“Kalau diajak terapi dia enggak mau, makanya saya enggak bisa maksa.
Saya bingung sendiri jadinya,” katanya.
Sebagai alternatif, perawatan yang dilakukan selama ini bersifat sederhana dan dilakukan di rumah.
“Terapinya ngerendem pakai air panas, pakai garam, pakai jahe, pakai lengkuas,” ujar Lisa.
Dalam aktivitas sehari-hari, Pak Tarno disebut sudah bisa melakukan beberapa hal secara mandiri.
Baca juga: Pak Tarno 10 Kali Menikah, Ini 3 Istrinya yang Masih Setia Menemani, Sempat Saling Menyalahkan
"Kalau mandi mah sendiri. Kadang kalau gosok gigi saya ambilin.
Kalau sabun mah bisa sendiri dia. (Jalan) pakai tongkat itu sendiri dia, kalau dalem (rumah) baru saya bantuin,” kata Lisa.
Lisa menambahkan, dirinya selalu mendampingi Pak Tarno saat beraktivitas di luar rumah, termasuk saat berjualan dan tampil menghibur pengunjung.
“Iya saya dampingin, saya di sebelahnya. Dari awal sampai pulang saya temenin,” ujarnya.
Ia juga menyebut, Pak Tarno tetap memilih beraktivitas di luar rumah meskipun kondisinya belum sepenuhnya pulih.
“Pak Tarno tuh soalnya kalau di rumah katanya enggak betah, pusing. Dari dulu udah biasa enggak nganggur,” tambahnya.
(TribunNewsmaker.com/ Kompas.com)