Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Seorang pria lanjut usia atau kakek ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan RPH Pataan petak 42 BKPH Ngimbang, wilayah Desa Sekidang, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Selasa (7/4/2026).
Penemuan jasad kakek dimana korban diketahui bernama Rosman (78), warga Dusun Tapas RT 08 RW 05, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kawasan hutan turut Desa Sekidang, sekitar pukul 14.00 WIB.
Menurut Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamziad, informasi penemuan jasad itu pertama kali diterima petugas jaga Polsek Sambeng dari Kepala Desa Sekidang.
Baca juga: Jatim Terpopuler: Layanan Terbatas untuk Mantan Suami yang Tak Menafkahi Hingga Razia Lapas Lamongan
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sambeng Ridwan Haryanto bersama anggota piket langsung menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan dari kepala desa terkait adanya warga meninggal dunia di dalam hutan, kami bersama petugas medis dari Puskesmas Sambeng langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar Hamzaid.
Lokasi penemuan korban berada di kawasan hutan RPH Pataan petak 42 BKPH Ngimbang, turut wilayah Desa Sekidang, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
Sesampainya di lokasi, petugas kepolisian bersama tim medis langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Sambeng menuju rumah duka di Dusun Pasinan, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang.
"Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui keluar dari rumah pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban berpamitan kepada keluarga hendak menuju Desa Sekidang, " katanya.
Namun hingga siang hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarga kemudian berupaya mencari keberadaan korban hingga akhirnya mendapat kabar bahwa korban ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan.
Baca juga: Libur Lebaran 2026, Wisata di Lamongan Dipadati 62 Ribu Lebih Pengunjung, Wisata Religi Juga Ramai
Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban selama ini menderita pikun atau lupa ingatan. Kondisi tersebut diduga membuat korban tersesat hingga masuk ke area hutan.
“Korban memang sudah lama mengalami pikun. Pagi tadi pamit pergi ke Desa Sekidang, tetapi sampai siang belum pulang,” kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, Rabu (8/4/2026).
Meski demikian, keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan tindakan lebih lanjut.
Petugas kepolisian tetap melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi jenazah, hingga meminta keterangan sejumlah saksi.
Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi keluarga yang memiliki anggota lanjut usia dengan gangguan daya ingat agar lebih memperhatikan dan mengawasi aktivitas mereka, terutama saat bepergian sendirian.