4 Amalan saat Haid Agar Doa Dikabulkan
Pipit Maulidya April 08, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Masa haid bukanlah penghalang bagi seorang Muslimah untuk tetap berinteraksi dengan Sang Pencipta.

Meski ada batasan dalam ibadah tertentu seperti shalat dan puasa, pintu langit tetap terbuka lebar untuk doa-doa Anda.

Berikut adalah 4 amalan yang dapat memperbesar peluang doa dikabulkan selama masa haid:

1. Memperbanyak Dzikir dan Sholawat

Dzikir adalah senjata utama agar hati tetap tenang dan doa lebih mudah terijabah.

Melantunkan kalimat thayyibah seperti Tasbih, Tahmid, dan Takbir merupakan amalan pengganti shalat yang luar biasa pahalanya.

Rasulullah SAW bersabda mengenai dahsyatnya dzikir:

"Bertasbih 100 kali maka ditulislah untuknya 1000 kebaikan atau dihapus darinya 1000 kesalahan." (HR. Muslim)

Dengan hati yang bersih dari dosa melalui dzikir, lisan Anda akan lebih "basah" dan dekat dengan pengabulan doa.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid, Lengkap Teks Arab serta Artinya

2. Murajaah Hafalan Al-Qur'an

Meskipun dilarang menyentuh mushaf fisik, Anda tetap bisa menjaga kedekatan dengan Al-Qur'an melalui hafalan (murajaah).

Mengulang-ulang ayat suci di dalam hati atau lisan tanpa menyentuh mushaf adalah cara agar keberkahan Al-Qur'an tetap mengalir pada diri Anda.

Keberkahan inilah yang menjadi wasilah (perantara) agar doa-doa Anda lebih didengar oleh Allah SWT.

3. Istiqamah Beristighfar

Istighfar adalah kunci pembuka pintu rezeki dan solusi dari segala kesempitan.

Jika merasa doa belum terkabul, bisa jadi ada ganjalan dosa yang perlu dibasuh dengan istighfar.

Rasulullah SAW menjelaskan keutamaannya:

"Barangsiapa yang istikamah membaca Istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar dari setiap kesulitan, Allah akan memberinya kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan Allah akan memberinya rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka." (HR. Abu Dawud)

4. Menjaga Kebersihan dan Kerapihan

Allah mencintai keindahan dan kebersihan. Menjaga kebersihan tubuh saat haid, seperti menyisir rambut dan memotong kuku, bukanlah hal yang dilarang, melainkan sunnah yang membawa kenyamanan.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bahkan menyuruh Aisyah RA yang sedang haid untuk tetap merawat diri:

"Tinggalkan umrahmu, lepas ikatan rambutmu dan bersisirlah..." (HR. Bukhari & Muslim)

Kondisi fisik yang bersih dan rapi akan membangun mood yang positif, sehingga saat bersimpuh memohon kepada Allah, Anda berada dalam keadaan terbaik secara lahiriah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.