TRIBUNWOW.COM - Inilah profil Maarten Paes kiper Timnas Indonesia yang merumput di Liga Belanda Ajax Amsterdam.
Maarten Paes mendapatkan kritikan dari pundit Belanda dalam penampilannya membela Ajax Amsterdam yang berakhir dengan kekalahan setelah melawan FC Twente.
Dilansir oleh BolaSport.com, nama Marteen Paes tengah menjadi perbindangan hangat, terutama setelah mendapat kritikan dari pundit Belanda menyusul kekalahan Ajax Amsterdam dalam laga terbaru mereka, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB.
Ajax Amsterdam harus mengakui keunggulan dari FC Twente di ajang Eredivisie untuk perebutan tempat terakhir di Liga Champions.
Baca juga: Maarten Paes Lolos dari Kasus Paspor yang Terjadi pada Dean James hingga Justin Hubner di Eredivisie
Ajax Amsterdam kalah 1-2 dari FC Twente yang berlangsung di kandangnya, Johan Cruijff Arena, Belanda.
Dalam laga itu, Maarten Paes mendapatkan sorotan karena gawangnya 2 kali kebobolan.
Maarten Paes disebut kembali gagal dalam memeragakan serangan bawah.
Sang kiper Timnas Indonesia ini lebih sering mengarahkan umpan ke Josip Sutalo yang kurang dalam mengusai bola.
Meski mendapat banyak kritik, Maarten Paes tetap menunjukan mental kuat.
Ia menegaskan tidak ingin lari dari tekanan dan justru menjadikanya motivasi untuk berkembang.
Kini, publik menanti apakah Maarten paes mampu bangkit dan menjawab kritikdengan performa gemilang di laga-laga berikutnya.
Maarten Paes merupakan kiper andalan Timnas Indonesia yang berlaga di bawah asuhan Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman.
Ia memiliki postur ideal sebagai penjaga gawang yang memiliki refleks cepat, serta kemampuan menangkap bola yang cukup baik.
Baca juga: Timnas Indonesia Semakin Rasa Klub Kondang Eredivisie: 1 Nama Semakin Intens Dikaitkan ke Rival Ajax
Nama lengkap: Maarten Vincent Paes
Tanggal lahir/umur: 14 Mei 1998 (27)
Tempat kelahira: Nijmegen,Belanda
Tinggi: 1,92m
Kewarganegaraan: Indonesia
Posisi: Kiper
Kaki dominan: Kanan
Klub saat ini: Ajax Amsterdam
Bergabung: 2 Februari 2026
Kontrak berakhir:30 Juni 2029
Harga pasar: Rp29,7 miliar
FC Dallas: 128 pertandingan, 179 kebobolan, 26 cleansheet
FC Utrecht: 48 pertandingan, 63 kebobolan, 12 cleansheet
NEC Nijmegen U19: 20 pertandingan, 23 kebobolan, 7 cleansheet
Utrecht U21: 18 pertandingan, 54 kebobolan, - cleansheet
Ajax Amsterdam: 6 pertandingan, 7 kebobolan, 2 cleansheet
(TribunWow.com/Peserta Magang dari STMIK Amikom Surakarta/Astiwi)