TRIBUNMANADO.CO.ID,SULUT- Panas terik matahari tak menyurutkan semangat warga Sulawesi Utara ikut Paskah Nasional 2026.
Paskah digelar di kawasan Pohon Kasih, Megamas Manado, Sulawesi Utara, Rabu (8/4/2026)
Mereka terlihat sangat antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan.
Baca juga: Paskah Nasional Sulawesi Utara Gemakan Seruan Perdamaian Untuk Indonesia
Jemaat juga terlihat antusias saat Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) hadir.
Begitu tiba di area kegiatan, YSK langsung berjalan menyapa masyarakat.
Dengan senyum khasnya, ia melambaikan tangan dan sesekali berhenti untuk menyalami jemaat yang berada di barisan depan.
Sambutan hangat pun langsung terasa.
Jemaat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak antusias mendekat.
Tidak sedikit yang rela berdesakan hanya untuk bisa berjabat tangan dengan gubernur.
Suasana di lokasi pun berubah menjadi semakin hidup.
Teriakan sapaan dari warga terdengar bersahutan, menciptakan nuansa penuh keakraban antara pemimpin dan masyarakat.
Momen kedekatan itu semakin terasa ketika banyak jemaat mengajak YSK berfoto bersama.
Dengan sikap ramah, ia melayani satu per satu permintaan warga tanpa menunjukkan batasan.
Bahkan, beberapa kali ia terlihat berhenti cukup lama untuk memastikan semua yang ingin berfoto bisa terlayani.
Kehadiran YSK di tengah-tengah perayaan tersebut dinilai bukan sekadar menjalankan agenda seremonial.
Lebih dari itu, kehadirannya menghadirkan nuansa emosional yang kuat, memperlihatkan bahwa pemerintah hadir dan dekat dengan masyarakat.
Di sela-sela kegiatan, YSK menyampaikan bahwa momentum Paskah menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai kasih dan persaudaraan.
“Paskah adalah momentum refleksi bagi kita semua untuk memperkuat iman, sekaligus mempererat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat,” ujar YSK.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk terus menjaga kerukunan serta saling menopang dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan semangat Paskah ini sebagai kekuatan untuk terus hidup rukun, saling menghargai, dan bersama-sama membangun Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.
Momentum Paskah yang sarat makna ini juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antarumat.
Nilai kasih, pengorbanan, dan kebersamaan yang menjadi inti perayaan Paskah terasa kental sepanjang kegiatan berlangsung.
Kehadiran YSK di tengah jemaat pun menjadi simbol nyata hubungan harmonis antara pemimpin dan rakyat di Sulawesi Utara.
Interaksi hangat yang terjalin di lokasi acara mempertegas semangat kebersamaan yang terus dijaga di daerah ini.(REN)