Ayah Racuni dan Tenggelamkan Kedua Putrinya di Sumur, Kesal karena Istri Tak Lahirkan Anak Laki-laki
Randy P.F Hutagaol April 08, 2026 11:53 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ayah diduga meracuni dan menenggelamkan kedua putrinya yang kembar berusia empat tahun di sebuah sumur.

Pria tersebut diduga tidak senang memiliki anak perempuan, ia menginginkan seorang putra.

Akibatnya ia sering bertengkar dengan istrinya dan berakhir berusaha menewaskan kedua putri kembarnya.

Dilansir dari India Today, Rabu (8/4/2026) kejadian ini diketahui terjadi di distrik Karimnagar, Telangana.

Pada hari kejadian, salah satu kerabat mengatakan pria yang diidentifikasi sebagai Kachhu itu baru saja bertengkar dengan istrinya.

Pertengkaran itu sering terjadi setelah istrinya melahirkan putri kembar mereka dan menjadi sorotan tetangga.

Pertengkaran itu karena pria tersebut menginginkan seorang putra dan merasa marah setelah tahu bahwa istrinya melahirkan anak perempuan.

Pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta itu diketahui sudah menikah selama enam tahun.

Setelah dua tahun menikah, Kachhu dan istrinya dikaruniai putri kembar yang kini berusia 4 tahun.

Kachhu sangat kecewa saat tahu ia memiliki anak perempuan, karena selama 2 tahun menikah ia sangat berharap memiliki anak laki-laki.

Pertengkaran terus-menerus terdengar di kediaman Kachhu dan istrinya.

Hingga akhirnya anggota keluarga mereka turun tangan dan mencoba menengahi untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

Namun perselisihan terus terjadi dan Kachhu melakukan tindakan mengerikan.

Ia diduga memaksa kedua putrinya yang kembar untuk mengonsumsi pestisida.

Lalu ia membawa kedua putrinya ke sebuah sumur yang dekat dari kediaman mereka.

Lalu ia menenggelamkan kedua putrinya, tanpa merasa bersalah sama sekali.

Ia bahkan mengancam akan membunuh istrinya juga, jika tidak melahirkan seorang anak laki-laki.

Istrinya hanya bisa menangis dan teriak minta tolong kepada warga sekitar.

Warga setempat segera menangkap Kachhu dan memukulinya.

Setelah pria tersebut babak belur, warga menyerahkannya kepada polisi. 

Petugas kepolisian berusaha menyelematkan kedua anak kembar tersebut, namun nyawa keduanya tidak tertolong.

Jasad seorang anak ditemukan dari sumur tersebut, sementara operasi pencarian masih berlangsung untuk menemukan gadis kedua.

Pihak kepolisian mengatakan mereka sedang menyelidiki kasus ini dan sudah mengamankan Kachhu.

Sang istri menolak untuk berdamai dengan suaminya, ia menuntut agar Kachhu mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya.

(Cr19/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.