TRIBUNNEWS.COM – Pelatih Barcelona, Hansi Flick turut memberikan komentarnya setelah kekalahan menyakitkan saat menjamu Atletico Madrid di Camp Nou pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Blaugrana justru takluk dengan skor 0-2 setelah harus tampil dengan 10 pemain sejak babak pertama.
Petaka bagi Barcelona bermula dari insiden yang melibatkan Pau Cubarsi dan Giuliano Simeone.
Awalnya, wasit hanya mengganjar pelanggaran tersebut dengan kartu kuning. Namun, setelah melakukan on-field review melalui VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah langsung.
Keputusan tersebut menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan, memaksa Barcelona bermain dengan 10 orang dalam sebagian besar laga.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan oleh Atletico Madrid.
Julian Alvarez yang menjadi eksekutor tendangan bebas sukses mencetak gol pembuka lewat sepakan melengkung yang tak mampu dibendung kiper Barcelona.
Gol tersebut membuat tim tamu unggul 1-0 dan semakin percaya diri mengendalikan permainan.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Barcelona justru kembali kebobolan pada menit ke-70.
Alexander Sorloth mencetak gol kedua Atletico setelah memanfaatkan umpan silang matang dari Matteo Ruggeri.
Gol tersebut praktis mengunci kemenangan Atletico Madrid sekaligus memberi mereka keunggulan nyaman jelang leg kedua pada Rabu (15/4/2026) pukul 02.00 WIB.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui timnya seharusnya bisa bertahan lebih baik, terutama pada momen gol pertama.
Ia juga menyoroti dampak kartu merah yang langsung diikuti gol dari situasi bola mati.
“Pada gol pertama, kami seharusnya bertahan jauh lebih baik. Kartu merah diikuti gol dari tendangan bebas. Kami bisa dan seharusnya melakukan yang lebih baik," kata Hansi Flick dikutip dari UEFA.
Baca juga: 5 Calon Pelatih Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid: Ada Nakhoda AC Milan hingga Pochettino
Meski kalah, Flick tetap memuji semangat juang timnya yang tetap tampil agresif meski kekurangan pemain.
“Saya pikir kami bermain bagus di babak pertama dan kedua, bahkan dengan satu pemain kurang. Kami memberikan segalanya, tetapi hari ini kami kurang beruntung.”
Flick juga mengungkapkan bahwa Pedri mengalami masalah fisik sehingga harus ditarik keluar, sementara Gavi dan Dani Olmo tampil impresif.
Ia secara khusus memuji performa Lamine Yamal yang dinilai bermain fantastis sepanjang pertandingan.
Meski tertinggal agregat 0-2, Flick menegaskan peluang Barcelona belum sepenuhnya tertutup.
Dengan leg kedua yang masih akan dimainkan, Blaugrana tetap memiliki kesempatan untuk bangkit dan membalikkan keadaan.
“Ini belum berakhir. Kami akan mencoba, kami akan berjuang. Semifinal mungkin tampak jauh sekarang, tetapi kami akan mencoba untuk sampai ke sana.”
Barcelona kini dituntut tampil sempurna di leg kedua jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal Liga Champions musim ini.
(Tribunnews.com/Ali)