AS Dinilai Tak Lagi Bisa Diandalkan, Peter Ricketts: Inggris Diminta Akhiri Hubungan Khusus
Tribun-video April 09, 2026 04:12 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Inggris mulai meninjau kembali aliansinya dengan Amerika Serikat setelah meningkatnya ketegangan terkait konflik dengan Iran. Situasi ini memunculkan keraguan terhadap posisi Washington sebagai mitra strategis yang dapat diandalkan.Sejumlah pejabat senior di London menilai hubungan lama kedua negara kini berada dalam pengawasan baru. Evaluasi ini mencuat di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.Mantan penasihat keamanan nasional Inggris, Peter Ricketts, menilai konsep “hubungan khusus” antara Inggris dan AS sudah tidak relevan lagi (8/4).Ia berpandangan bahwa hubungan tersebut kini lebih bersifat transaksional, sebagaimana hubungan dengan negara lain.Ia juga menilai konflik dengan Iran menjadi peringatan besar bagi Inggris.Untuk meninjau ulang asumsi lama terkait keandalan Amerika Serikat. Ricketts menegaskan bahwa Inggris perlu memikirkan kembali anggapan bahwa AS merupakan sekutu yang dapat diandalkan dalam jangka panjang. Ia mendorong London untuk mempererat hubungan dengan negara-negara Eropa dan menyesuaikan diri dengan perubahan arah kepentingan Amerika.Ketegangan juga terlihat dalam hubungan antara Perdana Menteri Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump. Dalam beberapa pekan terakhir, Trump diketahui melontarkan kritik terbuka terhadap Starmer.Termasuk membandingkannya dengan mantan Perdana Menteri Neville Chamberlain serta meragukan kemampuan militer Inggris.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul US no longer reliable ally, special ties must be dropped: UK advisor https://english.almayadeen.net/news/politics/us-no-longer-reliable-ally--special-ties-must-be-dropped--ukProgram: Tribunnews UpdateHost: Thalia IzaEditor Video: Bima RespatiUploader: Radifan Setiawan