TRIBUNNEWS.COM - Peningkatan kualitas terus digeber Timnas Malaysia untuk mengejar prestasi dalam waktu tak terlalu lama.
Salah satu cara yang akan ditempuh tim berjuluk Harimau Malaya ini adalah dengan kembali melakukan program naturalisasi.
Sejauh ini, ada dua nama pemain asing yang diincar masuk daftar naturalisasi tersebut.
Kedua pemain tersebut adalah Bergson da Silva dan Giancarlo Gallifuoco.
Bergson adalah pemain depan yang kini membela tim Johor Darul Takzim.
Baca juga: Timnas Malaysia Menata Kehidupan di 2026, Harimau Malaya Punya Rencana di Piala AFF
Pemain kelahiran Brasil ini berubah menjadi fenomena luar biasa selama berkarier di Malaysia.
Ia menjelma sebagai mesin gol yang tak pernah lelah mencetak angka bagi timnya.
Pria berusia 35 tahun ini membela panji Johor Darul Takzim sejak 2021 silam.
Selama itu pula, ia tak pernah mencetak kurang dari 20 gol bagi tim dengan akronim JDT ini.
Catatan gol terendahnya terjadi di tahun 2023, di mana ia hanya mencetak 20 gol saja.
Dengan rekor gol yang luar biasa itu membuat dirinya menjadi salah satu nama yang paling diunggulkan menjalani program naturalisasi dengan segera.
Meski usianya tak lagi muda, Bergson masih memiliki kondisi fisik yang sangat baik, penyelesaian akhir yang tajam, serta kemampuan mencetak gol yang beragam.
Ia bisa memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti, duel udara, tembakan jarak jauh, hingga memanfaatkan bola liar.
Bergson tidak hanya seorang pencetak gol yang serbabisa.
Ia juga sangat berbahaya dengan pergerakannya di dalam kotak penalti lawan.
Ia sering meregangkan lini pertahanan lawan, menciptakan ruang bagi rekan setimnya, dan mampu menciptakan terobosan bahkan ketika permainan tidak berjalan sesuai keinginannya.
Masih ada satu nama lagi yang menjadi incaran naturalisasi bagi Timnas Malaysia.
Mereka juga memperhatikan sektor belakang yang masih bisa mendapatkan perbaikan kualitas.
Ada satu pemain asing yang saat ini bermain di Liga Malaysia juga masuk dalam incaran.
Pemain tersebut adalah Giancarlo Gallifuoco.
Pemain yang membela tim Kuala Lumpur City ini dianggap bisa menjadi jangkar kuat di pertahanan Harimau Malaya.
Dengan tinggi hampir 190 sentimeter, Gallifuoco dapat membantu Malaysia meningkatkan kekuatan dalam duel udara dan situasi bola mati.
Ia juga dikenal memiliki kesadaran situasional yang baik, serta kemampuan tekel yang solid.
Pengalaman Gallifuoco juga tak bisa dipandang remeh.
Ia setidaknya pernah menjadi bagian tim Liga Inggris, Tottenham Hotspur, sebelum berkelana ke berbagai liga di Asia.
Dikutip dari Soha, pihak FAM atau Federasi Sepak Bola Malaysia terus mengkaji dan melakukan telaah lebih jauh soal wacana ini.
Mereka memang tak akan bisa membela Malaysia dalam waktu dekat.
Namun, ada kabar yang menyebutkan mereka akan masuk dalam skuad ASEAN Cup 2026 nanti.
Ajang itu juga akan digunakan sebagai ujian bagi mereka soal kelayakan berseragam Harimau Malaya.
(Tribunnews.com/Guruh)