Korban Gempa di Desa Labelen Solor Timur Sebut Semua Warga Trauma Beraktivitas dalam Rumah 
Oby Lewanmeru April 09, 2026 07:41 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Korban Gempa di Desa Labelen, Kecamatan Solor Timur (Soltim), Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT bernama Ado M. Songge mengatakan, semua masyarakat di Desa Labelen trauma beraktivitas di dalam rumah sejak gempa mengguncang wilayah tersebut pada Kamis, 9 April 2026 sekira pukul 00.13 WITA. Semua masyarakat hanya beraktivitas di luar rumah.

"Bahkan hampir semua masyarakat ambil nasi dan makan di luar rumah," ujarnya.

Saat itu, kata Ado, semua anggota keluarganya sudah beristirahat. Sedangkan ia dan 3 orang rekannya sedang duduk bercerita. Tidak lama berselang setelah 3 orang rekannya tersebut pamit untuk pulang, gempa mengguncang wilayah itu. 

"Waktu itu saya masuk dalam rumah mau cas HP, tiba-tiba gempa saya lari keluar rumah, dinding rumah besar sudah runtuh semua," ucap warga RT 003, Dusun 003, Desa Labelen ini.

Baca juga: Pasca Gempa, Warga Desa Watobuku Flores Timur NTT Tidak Berani Masuk Rumah

Ia mengaku bersyukur saat gempa itu terjadi, semua anggota keluarganya melakukan evakuasi mandiri keluar rumah saat kepanikan melanda rumah mereka.

Satu bagian dinding rumah tersebut roboh tanpa sisa. Selain itu, semua dinding rumahnya juga mengalami retak dan berpotensi roboh jika terjadi gempa besar susulan.

Dikatakan Ado, gempa tersebut merupakan yang paling besar yang dialami oleh masyarakat setempat selama ini. Oleh karena itu semua masyarakat dihantui trauma.

Dampak bencana gempa ini telah didata oleh pemerintah desa dan dilaporkan secara berjenjang ke pemerintah kecamatan. Selain itu, pihak pemerintah kecamatan juga telah meninjau langsung kerusakan yang dialami korban.

Sampai detik ini gempa susulan terjadi berulang kali. Sekira pukul 16.30 WITA terjadi gempa susulan yang cukup besar.

Masyarakat juga memutuskan membangun tenda di luar rumah untuk tidur. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian sama terulang kembali. (bbr)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.