Breaking News Karyawati SPPG di Kendari Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Rumahnya, Sempat Muntah Darah
Sitti Nurmalasari April 09, 2026 07:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Seorang karyawati Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Kendari ditemukan meninggal di kamar mandi rumahnya, Kamis (9/4/2026).

Korban berdomisili di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Meski tinggal di Kendari, sosok wanita inisial FI (27) ini, berasal dari Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan kejadian tersebut.

AKP Welliwanto menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 07.00 Wita.

Baca juga: Usai Viral Pengadaan Motor Listrik SPPG, Purbaya Ngaku Baru Tahu, Putuskan Anggaran BGN Dipotong

"Iya benar, telah ditemukan jenazah seorang wanita disalah satu perumahan," ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Anggota Reskrim dan Tim Inafis sudah mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan keterangan saksi yang juga adik korban, NU (24), kejadian bermula saat keduanya baru saja pulang bekerja dari SPPG sekitar pukul 06.00 Wita.

Setibanya di rumah, FI sempat mengeluhkan kondisi dalam rumah mereka yang kotor.

Namun, NU meminta korban untuk beristirahat di kamar, sementara dirinya yang membersihkan rumah.

Baca juga: Data SPPG Dihentikan Sementara di Sulawesi Tenggara Masih Diperbarui, BGN Sultra: Belum Bisa Dirilis

"Saat saksi sedang membersihkan rumah dan memasak, tiba-tiba korban lari keluar dari kamar menuju kamar mandi sambil muntah-muntah," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Kepahiang ini.

Selang beberapa saat, NU menemukan sang kakak sudah tergeletak tak sadarkan diri di dalam kamar mandi.

Tim Inafis Polresta Kendari yang tiba di lokasi menemukan sejumlah gumpalan darah di sekitar tempat tidur dan kamar mandi yang berasal dari muntahan korban.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Keterangan keluarga dan saksi-saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam lambung dan asma,” ujarnya.

Baca juga: Mengeluh Tak Enak Badan, Pegawai Dapur SPPG di Solo Hilang Keseimbangan hingga Terkena Minyak Panas

Jenazah korban tiba di RS Bhayangkara TK III Kendari sekitar pukul 10.30 Wita untuk menjalani pemeriksaan luar visum et repertum.

Keluarga korban yang berada di lokasi menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan tindakan autopsi.

"Keluarga korban menolak autopsi. Jenazah telah diperiksa secara medis untuk visum luar sebelum diserahkan ke pihak keluarga," jelas AKP Welli. 

Markas Polresta Kendari berada di Jalan DI Panjaitan No 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua.

Jaraknya dengan Kelurahan Baruga sekira 5,2 kilometer (km), waktu tempuh 10 menit berkendara motor atau mobil. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.