TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Konsulat Amerika Serikat di Medan, bekerja sama dengan Kedutaan Besar AS di Jakarta, menghadirkan Oscar Garcia, seorang wirausahawan dan pembicara global dari Silicon Valley Program di Medan.
Progam ini menjadi awal rangkaian kunjungan selama 10 hari ke berbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta dan Surabaya, sebagai bagian dari peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Pada 7 - 8 April 2026, Oscar Garcia berinteraksi dengan ekosistem kewirausahaan di Sumatera Utara melalui serangkaian lokakarya, presentasi, dan sesi jejaring yang dirancang untuk memperkuat kapabilitas ekonomi digital serta mendorong kemakmuran berbasis inovasi di seluruh wilayah.
Garcia menyampaikan materi berjudul ‘Turning Life Lessons into Digital Leadership: Empowering MSMEs to Thrive in the Modern Economy’ di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara.
Sesi ini melibatkan mahasiswa dan dosen dari Student Entrepreneurship Center universitas tersebut, yang sejak 2009 telah mendukung wirausaha muda melalui akses pendanaan, hibah, serta teknologi digital termasuk media sosial dan platform e-commerce.
Di hari yang sama, Garcia juga memberikan presentasi bertajuk ‘Thriving in the Digital Economy: Lessons for Emerging Entrepreneurs’ di Universitas Pelita Harapan.
Baca juga: Konsulat China Beri Seminar Budaya dan Pendidikan di China Kepada Sivitas Akademika Universitas MTU
Kegiatan ini melibatkan peserta dari program Venture in Entrepreneurship, Business Analytics & Digital Content Creation, serta platform inkubasi SparkLabs, yang semuanya berfokus pada pengembangan dan skalabilitas usaha digital.
Garcia juga memimpin kelas master intensif bertajuk ‘Turning Experience into Entrepreneurial Impact’ bersama delapan mahasiswa wirausaha di Universitas Pelita Harapan.
Pelatihan berbasis praktik ini memberikan pendampingan personal dalam pengembangan usaha dan proyek bisnis digital, membantu peserta mengembangkan bisnis yang telah mereka rintis.
Sesi ini juga dibangun dari wawasan presentasi hari sebelumnya, sehingga peserta dapat langsung menerapkan kerangka kerja praktis pada usaha mereka masing-masing.
Ketika ditanya tentang apa yang dibutuhkan agar bisnis dapat menembus pasar global, Garcia menekankan tiga hal utama, pertama, kemampuan untuk menyampaikan cerita yang jelas dan menarik.
Kedua, membangun kepercayaan yang kuat melalui produk atau layanan yang andal, dan terakhir kemampuan membangun jaringan secara efektif serta mengembangkan kemitraan strategis.
Oscar Garcia adalah Pendiri dan Chief Empowerment Officer Aspira Consulting, sebuah firma pelatihan dan konsultasi berbasis di Silicon Valley yang membantu universitas, sistem tenaga kerja, dan organisasi membangun jalur peluang melalui kepemimpinan, komunikasi, kewirausahaan, dan pertumbuhan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kariernya mencakup peran pengembangan bisnis di lima startup, kepemimpinan organisasi nirlaba, presiden kamar dagang, serta kemitraan komunitas di LinkedIn.
Ia dikenal karena pendekatannya yang praktis, berbasis kepercayaan tinggi, dan berorientasi hasil, Garcia telah melatih lebih dari 75.000 pelajar dan profesional di 18 negara dan lima benua.
Ia juga merupakan penulis 12 Life & Career Skills That Go Beyond the Classroom dan host ‘Career Talk With OG
Tampilkan Keunggulan Inovasi dan Kewirausahaan
Konsul AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, menyampaikan jika wirausaha muda Indonesia adalah masa depan perekonomian negara ini.
“Kami ingin mendukung masa depan tersebut dengan berbagi keahlian Amerika serta alat-alat praktis. Program seperti ini penting karena kami tidak hanya berbicara tentang kewirausahaan secara teori, tetapi juga memberikan panduan yang dapat langsung diterapkan oleh mahasiswa dan pelaku usaha untuk bersaing dalam ekonomi digital global,” katanya.
Program ini menyoroti prioritas kebijakan luar negeri Amerika Serikat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, kemakmuran berbasis inovasi, kewirausahaan, serta diplomasi komersial berbasis teknologi di Indonesia.
Program ini juga menampilkan keunggulan Amerika dalam inovasi dan kewirausahaan, sekaligus memberikan konten praktis yang dapat langsung diterapkan dalam membangun usaha yang skalabel dan jaringan kewirausahaan yang tangguh.