Akal-Akalan PKL Pedati Bogor Kelabui Petugas, Sampai Ada yang Sewa Becak Untuk Angkut Dagangan
Vivi Febrianti April 09, 2026 11:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pedagang kaki lima (PKL) Pedati yang dilarang Pemkot Bogor berjualan memiliki seribu cara untuk mengelabtu petugas yang berjaga khususnya petugas Dinas Perhubungan (Dishub).

Petugas Dishub berjaga untuk menghalangi kendaraan yang membawa muatan sayur serta buah.

PKL akhirnya meminta kendaraan yang membawa sayur dan buahnya diganti.

Kepala Bidang Angkutan pada Dishub Dody Wahyudin mengatakan, kendaraan mereka diganti yang tadinya mobil menggunakan motor.

Bahkan, ada yang sampai menggunakan becak.

“Kita tanya, barang-barang itu punya yang kios resmi atau tidak. Kalau tidak kita langsung putar balik. Nah, yang mobil kan kita halangi. Mereka malah menyewa becak untuk membawakan barangnya,” kata Dody kepada TribunnewsBogor.com.

Mereka juga terbilang cerdik untuk mengelabui petugas.

Jika petugas berjaga di depan Lawang Suryakencana, para pengangkut sayur dan buah ini melintas masuk ke Lawang Saketeng.

“Ya kucing-kucingan jadinya gitu. Kadang ada yang mutar di arah Warung Bandrek sana. Supaya mereka bisa masuk ke Pedati,” ujarnya.

Meski begitu, Sudah ada 126 kendaraan yang akhirnya ditindak oleh Dishub.

Mereka dipesan ternyata oleh para PKL yang membandel berjualan di kawasan Pedati.

“Kita cegat di Lawang Surken mereka masuk lewat Lawang Saketeng, dan lewat Bondongan juga. Tapi, kita sudah berhasil cegat,” ujarnya.

Kendaraan itu semuanya sering bulak balik membawa pesanan PKL.

Untuk yang sering ketahuan bolak balik, Dishub langsung melakukan penilangan.

“Kendaraannya itu-itu aja. Mankanya kita langsung tilang,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.