Siswa SMP di Ungaran Sudah Jalani TKA, Jadi Modal Untuk Seleksi Jalur Prestasi
rival al manaf April 09, 2026 11:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Tes Kemampuan Akademik (TKA) sudah mulai diterapkan di Kabupaten Semarang. Diantaranya di SMP 5 Ungaran. 

Sebanyak 227 siswa kelas IX di SMP Negeri 5 Ungaran mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari pemetaan mutu pendidikan sekaligus persiapan seleksi ke jenjang berikutnya.

Pelaksanaan TKA berlangsung sejak 6 Maret 2026 hingga enam hari ke depan. 

Kepala SMPN 5 Ungaran, Kuswahyu Widiyanti mengatakan, seluruh siswa kelas IX mengikuti tes tanpa terkecuali. Sekolah mengikuti pelaksanaan TKA yang terbagi dalam beberapa sesi.

Baca juga: Tragedi Rokok di Atas Ranjang: Pria Sakit Tewas Terpanggang Saat Sendirian di Ungaran

Baca juga: Harga Es Teh Jumbo di Ungaran Naik Terimbas Harga Plastik yang Melonjak

"Total ada 227 siswa dan semuanya mengikuti. Kami mengikuti di gelombang 1, 2, dan 3, sehingga pelaksanaannya selama enam hari," sebut Kuswahyu, Kamis (9/3/2026). 


Dia menjelaskan, TKA tidak hanya berfungsi sebagai alat pemetaan kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi salah satu indikator penting dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya, khususnya melalui jalur prestasi.


"Skor TKA ini berguna untuk anak-anak yang mengikuti seleksi di jenjang selanjutnya yakni SMA/SMK melalui jalur prestasi," paparnya. 
Dari sisi sarana dan prasarana, dia menyebut, sekolah telah menyiapkan dua laboratorium komputer dengan kapasitas masing-masing 19 peserta. Setiap siswa menggunakan satu komputer selama ujian berlangsung.


"Fasilitas kami ada dua laboratorium komputer, masing-masing diisi 19 peserta. Satu siswa satu komputer, dan secara keseluruhan sarana sudah mencukupi," ujarnya. 


Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang, Joko Sriyono mengapresiasi pelaksanaan TKA di SMPN 5 Ungaran. Menurut dia, pelaksanaannya berjalan baik. Sarana dan prasarana juga c
Dinilai memadai. 


"Pelaksanaan di SMPN 5 sudah berjalan dengan baik. Sarana prasarana seperti laboratorium juga sudah memenuhi. Kami sangat mengapresiasi pihak sekolah, pengawas, dan panitia," ungkapnya.


Ia jugamengapresiasi peran aktif sekolah dalam memastikan kehadiran peserta. Bahkan, pihak sekolah melakukan pemantauan hingga ke rumah siswa yang belum hadir.


"Anak-anak sudah harus berkumpul sejak pagi, dan jika ada yang belum datang, pihak sekolah sampai mendatangi rumah siswa. Ini bentuk komitmen yang luar biasa," tuturnya.


Menurut Joko, TKA memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan prestasi siswa, terutama sebagai salah satu jalur menuju SMA melalui skema prestasi. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan teknis, seperti jaringan internet dan sumber listrik cadangan.


"Jangan sampai ada kendala yang menghambat siswa. Perlu disiapkan waktu sekitar 10-15 menit untuk latihan," katanya. (eyf)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.