Ujian Praktik Sains Berujung Maut, Siswa SMP Tewas Karena Senapan Rakitan
rival al manaf April 09, 2026 11:55 PM

TRIBUNJATENG.COM - Ujian praktik sains berujung maut terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islamic Center Kabupaten Siak, Riau.

Seorang siswa kelas IX  berinisial MA (15) ini tewas karena senapan 3D yang dirakitnya untuk ujian praktik.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/4/2026), sekitar pukul 10.30 WIB saat korban bersama siswa lainnya  melaksanakan ujian praktik sains.

Baca juga: Tahun Ini, 302 Jamaah Calon Haji Kota Tegal Diberangkatkan

Baca juga: Perkuat Peran Pembinaan Remaja, Wali Kota dan Istri Dikukuhkan Ayah dan Bunda GenRe

Siswa terbagi 5 kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 9 orang.

Masing-masing kelompok memperagakan hasil karya sains yang telah mereka kerjakan.

Peraga pertama adalah kelompok korban. Korban sendiri berperan sebagai peraga.

Korban memperagakan senapan 3D yang ia rakit sendiri.

Sebelum diperagakan, kelompok lain diminta untuk menjauh.

Pada saat tembakan dilakukan, tiba-tiba senapan berasap dan meledak. Pecahan senjata berhamburan, yang mengenai dinding kelas, aula sekolah.  

Ternyata, serpihan senjata turut mengenai kepala korban dan mengakibatkan luka parah.

Kejadian itu memicu kepanikan di sekolah.

Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Siak.

Namun, dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Penyebab ledakan yaitu hasil karya sains korban berupa senapan 3D rakitan. Di lokasi kami temukan bagian-bagian plastik, potongan besi dan bubuk hitam.

Bubuk hitam ini kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk periksa," kata Kosmos kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (8/4/2026).

Kosmos berkata, pihaknya tengah melakukan penyelidikan apakah ada unsur kelalaian atau lainnya dalam peristiwa ini. "Terkait ada atau tidaknya kelalaian, masih kami selidiki," kata Kosmos. (*)

Sumber: kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.