Pramono Tegaskan IKJ Tak Dipindah, Kota Tua Disiapkan Jadi Panggung Baru Seniman
Satrio Sarwo Trengginas April 10, 2026 12:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluruskan kabar soal rencana pemindahan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke kawasan Kota Tua.

Ia menegaskan, Pemprov DKI tidak akan memindahkan kampus seni tersebut, melainkan menyiapkan ruang baru bagi seniman untuk berekspresi di kawasan bersejarah tersebut.

Menurut Pramono, pengembangan kawasan bersejarah itu justru diarahkan menjadi pusat aktivitas seni dan budaya tanpa menggeser keberadaan IKJ dari lokasi utamanya.

“Jadi saya ingin meluruskan, IKJ nanti ataupun seniman-seniman akan kita kasih ruang tempat untuk berekspresi seluas-luasnya di Kota Tua. Bahwa nanti akan ada gedung yang kami persiapkan untuk IKJ, iya,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4/2027).

“Tetapi setelah kami kaji bukan kemudian kami akan memindahkan IKJ, enggak,” sambungnya.

Tak Ingin Tujuan Revitalisasi Bergeser

Pramono menilai, jika IKJ dipindahkan sepenuhnya ke Kota Tua, hal itu justru berisiko menggeser tujuan utama revitalisasi kawasan.

Ia menegaskan, Kota Tua tengah diproyeksikan sebagai destinasi wisata berbasis budaya sekaligus ruang pelestarian sejarah Jakarta.

“Sebab untuk memindahkan IKJ itu nanti malah tujuan utama (bergeser), (karena) untuk Kota Tua sebagai tempat kita untuk destinasi wisata, merawat kultural,” katanya.

Menurut dia, penguatan fungsi budaya di kawasan itu harus tetap sejalan dengan konsep wisata sejarah yang sedang dibangun Pemprov DKI.

Disebut Mirip Kawasan Bersejarah di Eropa

Pramono bahkan menyebut karakter arsitektur dan suasana Kota Tua memiliki kemiripan dengan kawasan bersejarah di Belanda.

Ia menilai potensi tersebut dapat dimaksimalkan untuk menjadikan Kota Tua sebagai etalase budaya Jakarta.

“Kota Tua ini kan sebenarnya seperti Amsterdam-nya Belanda karena setipe,” ucapnya.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan ambisi Pemprov DKI menjadikan Kota Tua sebagai ikon wisata budaya kelas dunia.

Bakal Ada TOD Besar

Selain penguatan ruang seni, Pemprov DKI juga menyiapkan pengembangan transit oriented development (TOD) berskala besar di kawasan Kota Tua.

Integrasi antara transportasi publik, ruang terbuka, dan aktivitas budaya diyakini akan memperkuat daya tarik kawasan tersebut.

“Maka untuk itu sekali lagi rekan-rekan sekalian, bahwa di Kota Tua akan ada TOD yang besar, pasti,” kata Pramono.

Berita terkait

  • Baca juga: Sosok Genta KDI Meninggal Dunia di RSUD Balaraja: Pernah Kuliah di IKJ, Aktif Buat Konten Kuliner
  • Baca juga: Jakarta Punya Modal Jadi Kota Sinema, Pemprov Dorong Kolaborasi IKJ hingga Industri Film
  • Baca juga: Pemprov DKI Diminta Pastikan Kesiapan Kota Tua Sebelum Relokasi IKJ, DPRD Ingatkan Ekosistem Seni

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.