Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Jalan Raya Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, kembali kotor dan berdebu, Jumat (10/4/2026).
Jalanan ini kotor dan berdebu diduga akibat aktifitas truk proyek pembangunan di kawasan RSMM Kota Bogor.
Pantauan TribunnewsBogor.com, pukul 07.45 WIB, jalanan yang kotor dan berdebu ini terlihat mulai dari depan gang masuk ke kawasan proyek sampai ke dekat persimpangan RSUD Kota Bogor.
Debu tebal sangat terasa saat melintasi jalan ini.
Debu-debu tipis akibat jalan yang kotor berterbangan saat kendaraan roda empat maupun roda dula melintas.
Plang pembangunan sudah disimpan di pinggir jalan raya ini.
“Waktu itu kan berdebu parah. Ditambah hujan. Sekarang tadi pagi saya lewat memang berdebu lagi,” kata Bayu Aji (29) saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com di depan RSUD Kota Bogor.
Ia memperkirakan debu akan parah sebab saat ini musim kemarau sudah mulai terasa.
“Kalau hujan kan jadi licin. Nah sekarang mulai panas akhirnya berdebu,” ujarnya.
Ia berharap, pihak proyek pembangunan peka dengan kondisi yang terjadi.
Proyek harus memerhatikan truk-truk besar saat melintas.
“Kalau truknya kotor kan mungkin materialnya jatuh. Terus kelindes sama motor-motor atau mobil yang lain. Akhirnya kotor terus kering akhirnya debu. Proyek harus lihatnya kesitu,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim sempat melakukan sidak ke proyek yang juga diketahui merupakan proyek strategis nasional milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada bulan Februari 2026 lalu.
Saat itu ia sidak sebab banyak aduan masyarakat terkait kondisi jalan berdebu sampai licin.
Personel Damkar Kota Bogor saat itu terlihat membersihkan jalan.
Pihak proyek juga sempat mencuci truk-truk pengangkut material.