Bacaan-bacaan Liturgi Sabtu 11 April 2026, Pesta Santo Stanislaus, Uskup
Gordy Donovan April 10, 2026 01:47 PM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak bacaan-bacaan liturgi Sabtu 11 April 2026.

Bacaan-bacaan liturgi disiapkan untuk Pesta Santo Stanislaus, Uskup dan Martir dan masa dalam oktaf Paskah.

Hari Sabtu dalam oktaf Paskah dengan warna liturgi putih.

Bacaan hari Sabtu: Kis. 4:13-21; Mzm. 118:1,14-15,16ab-18,19-21; Mrk. 16:9-15 dan BcO Kis 4:5-31.

Baca juga: Bacaan Injil Katolik Sabtu 11 April 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Bacaan Pertama:


Kis 4:13    Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.

Kis 4:14    Tetapi karena mereka melihat orang yang disembuhkan itu berdiri di samping kedua rasul itu, mereka tidak dapat mengatakan apa-apa untuk membantahnya.

Kis 4:15    Dan setelah mereka menyuruh rasul-rasul itu meninggalkan ruang sidang, berundinglah mereka,

Kis 4:16    dan berkata: "Tindakan apakah yang harus kita ambil terhadap orang-orang ini? Sebab telah nyata kepada semua penduduk Yerusalem, bahwa mereka telah mengadakan suatu mujizat yang menyolok dan kita tidak dapat menyangkalnya.

Kis 4:17    Tetapi supaya hal itu jangan makin luas tersiar di antara orang banyak, baiklah kita mengancam dan melarang mereka, supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapapun dalam nama itu."

Kis 4:18    Dan setelah keduanya disuruh masuk, mereka diperintahkan, supaya sama sekali jangan berbicara atau mengajar lagi dalam nama Yesus.

Kis 4:19    Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.

Kis 4:20    Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar."

Kis 4:21    Mereka semakin keras mengancam rasul-rasul itu, tetapi akhirnya melepaskan mereka juga, sebab sidang tidak melihat jalan untuk menghukum mereka karena takut akan orang banyak yang memuliakan nama Allah berhubung dengan apa yang telah terjadi.

Mazmur Tanggapan:

Mzm 118:1    Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Mzm 118:14    TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku.

Mzm 118:15    Suara sorak-sorai dan kemenangan di kemah orang-orang benar: "Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,

Mzm 118:16    tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"

Mzm 118:17    Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.

Mzm 118:18    TUHAN telah menghajar aku dengan keras, tetapi Ia tidak menyerahkan aku kepada maut.

Mzm 118:19    Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.

Mzm 118:20    Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.

Mzm 118:21    Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.

Injil Katolik:

Mrk 16:9    Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.

Mrk 16:11    Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.

Mrk 16:12    Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.

Mrk 16:14    Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.

Santo Stanislaus, Uskup dan Martir.

Santo Stanislaus lahir di Szczepanow, Polandia selatan pada tanggal 26 Juli 1030. 

Ketika itu ibu-bapanya sudah memasuki usia senja. Boleh dikatakan Stanislaus adalah hadiah Allah kepada kedua orangtuanya yang tidak kunjung putus berdoa untuk mendapatkan seorang anak. 

Ibu bapanya mempersembahkan kembali dia kepada Allah yang telah mengabulkan permohonan mereka.

Ketika meningkat remaja, Stanislaus ternyata menunjukkan kepintaran yang luar biasa. Cita-cita hidupnya hanya satu, yakni menjadi abdi Allah sebagai seorang rahib. Cita-cita luhur ini baru terwujud setelah kedua orangtuanya meninggal dunia. Sebagai anak tunggal, ia tidak mempunyai suatu keterikatan kepada siapapun. Ia melepaskan segala-galanya, termasuk harta warisan orangtuanya lalu memasuki pendidikan imamat.

Ia ditabhiskan menjadi imam setelah menyelesaikan studinya di Gniezno, Polandia Barat. Dalam karyanya ia terkenal sebagai pengkhotbah ulung di Katedral Krakow. Kerajinan, kesalehan dan kepandaiannya membuat dia sangat berpengaruh di seluruh ke uskupan Krakow dan Kerajaan Polandia. Akhirnya pada tahun 1072, ia ditabhiskan menjadi uskup di kota Krakow atas restu Paus Aleksander II (1061-1073).

Tindakan ekskomunikasi inipun tidak dihiraukan. Boleslaus tetap masuk ke Gereja untuk mengikuti kurban misa seperti sedia kala. Pada suatu ketika, ia mengikuti perayaan misa kudus di gereja katedral. Ketika imam, pemimpin misa itu melihat Boleslaus ikut serta dalam perayaan itu, ia segera menghentikan perayaan dan meninggalkan altar. Boleslaus marah dan dengan pengawal-pengawalnya segera mencari Uskup Stanislaus yang mengekskomunikasinya. Mereka menemukan dia di kapelnya. Stanislaus yang sedang merayakan misa pada saat itu ditangkap dan dibunuh dengan kejam. Peristiwa naas ini terjadi pada tahun 1097. Stanislaus dikuburkan disebuah kapela dan pada tahun 1088 dipindahkan di Gereja Katedral Krakow. Ia digelari kudus oleh Sri Paus Innocentius IV (1243-1254) pada tahun 1523. (sumber iman katolik.or.id/kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.