Aksi berani seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sumiah yang mengejar pelaku penjambretan berakhir tragis, setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam gundukan semen dan jalan tidak rata di Jalan Soekarno Lintas Desa Megang Sakti II, Rabu (8/4/2026) malam.
Peristiwa ini bermula saat korban yang tengah berboncengan dengan rekannya dipepet oleh dua pria misterius yang langsung menyambar ponsel dan dompet di dasbor motor.
Korban seketika memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi untuk mengejar pelaku hingga ke arah Proyek Mataram.
Namun, akibat laju motor yang tidak terkendali saat melintasi medan jalan yang rusak, korban terjatuh dengan keras hingga mengalami luka robek serius di bagian wajah.
Kapolsek Megang Sakti, AKP Hendri didampingi Kanit Reskrim, IPDA Novra Robialda, mengatakan, korban tidak sendirian saat mengejar pelaku jambret.
Korban diketahui berboncengan dengan seorang temannya.
Namun sang teman sempat meminta turun karena khawatir akan terjatuh akibat korban melaju dengan cepatan tinggi.
"Saat korban mengejar pelaku teman korban takut dan minta turun karena korban ngebut," kata Kanit, Jumat (10/6/2026).
Korban pun kata dia, sempat menurunkan temannya dan kemudian melanjutkan pengejaran terhadap jambret yang merampas ponsel dan dompetnya.
Namun pengejaran terhenti karena korban mengalami kecelakaan tunggal.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah.
Sedangkan pelaku berhasil melarikan diri.
"Korban mengalami luka berat di bagian wajah dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Ar Bunda," kata dia.
Selain luka, korban mengalami kerugian yakni hilang satu unit ponsel merek Vivo dan uang tunai Rp 1,5 juta.
Kasus ini kata dia sudah dilaporkan oleh suami korban ke Polsek Megang Sakti.
Laporam korban tertuang dalam laporan polisi nomor: LP/ B / 6 / IV / 2026 / SPKT / Polsek Megang Sakti / Polres Mura / Polda Sumsel, tanggal 08 April 2026.
"Anggota sudah bergerak melakukan penyelidikan. mulai mengambil keterangan saksi-saksi dan melakukan olah TKP," kata dia.