TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Intan Anggraeni mengungkap alasannya mau dinikahi Rey yang ternyata seorang pria jadi-jadian.
Intan mengaku awalnya tak tahu bahwa Rey aslinya adalah wanita, sama sepertinya.
Wanita asal Malang, Jawa Timur itu baru tahu kalau Rey berjenis kelamin perempuan saat malam pertama.
Untuk diketahui, Rey dan Intan menikah siri pada tanggal 3 April 2026.
Sebelum memutuskan untuk menikah, Intan mengaku sempat berpacaran dengan Rey sejak 14 Februari 2026.
"Awal kenalnya itu saya sama dia di tempat kerja saya pada awal Februari 2026. Menjalin hubungan pacaran waktu valentine 14 Februari," ujar Intan di depan awak media.
Satu bulan lebih pacaran, Intan akhirnya mau dipersunting Rey.
Diungkap Intan, ada empat alasan dirinya mau dinikahi Rey meskipun baru saling kenal.
Alasan pertama, Intan kala itu iba saat mengetahui bahwa nenek Rey baru meninggal dunia.
Hal itulah yang membuat Intan memaklumi saat ia dan Rey menikah, tidak ada keluarga Rey yang datang.
"Akhirnya melaksanakan pernikahan, alasan dia karena ada neneknya meninggal tanggal 2 April. Pernikahannya tanggal 3 April itu," kata Intan.
Alasan kedua Intan mau dinikahi Rey adalah karena tergiur janji-janji manis.
Rey menjanjikan rumah dan mobil mewah kepada Intan jika mereka menikah.
"Dijanjikan rumah, mobil mewah," pungkas Intan.
Alasan ketiga, Intan tersentak saat Rey menjanjikan pernikahan yang megah.
Bahkan Rey sesumbar bahwa jika mereka menikah, Intan akan dirias oleh desainer kondang Ivan Gunawan.
"(Kata Rey) Nanti kalau pernikahan di hotel, MUA-nya Ivan Gunawan, bajunya juga Ivan Gunawan, bintang tamunya Judika, NDX, Adela," imbuh Intan.
Keempat, alasan Intan bersedia dinikahi Rey karena latar belakang keluarganya.
Rey mengaku orangtuanya adalah anggota dewan.
"Dia ngakunya asal Jakarta, orangtuanya juga dari anggota DPR Makassar," kata Intan.
Namun semua janji manis Rey itu diakui Intan tak ada yang terbukti.
Intan malah syok saat malam pertama mengetahui bahwa suaminya adalah sesama jenis.
"Ketahuannya pas waktu malam pertama, sehabis pernikahan itu. Dia masih mencoba meyakinkan, dia bilang 'nanti aku bakal operasi jadi laki'. Masih syok, terus nangis, enggak cerita ke orangtua langsung, besoknya baru cerita ke orangtua," ungkap Intan.
Sejak pacaran dengan Rey, Intan mengaku tidak curiga sama sekali.
Intan melihat Rey adalah pria pada umumnya, suaranya pun tidak seperti wanita.
"Enggak ada yang mencurigakan sama sekali, karena badan, postur tubuh, suara juga seperti laki-laki," pungkas Intan.
Sebelum menikah siri pun, Intan tidak sadar kalau Rey adalah wanita.
Karena Rey memberikan KTP kepada Intan dengan identitas sebagai pria.
Ternyata KTP tersebut diduga palsu.
"Yang diserahkan ke saya itu file (KTP) dikirim ke WA saya, NIK itu kan umumnya 16, tapi NIK dia itu 18," akui Intan.
Lantaran hal tersebut, Intan pun melaporkan Rey ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026).
Wakil keluarga Intan, Eko NS, mengatakan telah melaporkan Rey ke kepolisian.
Rey dilaporkan atas dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan saat pernikahan.
“Saat ini kita melaporkan salah satunya pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi saudari Intan,” ucap Eko dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Deretan Fakta Kasus Pernikahan Sesama Jenis, Baru Sebulan Pacaran, Korban Syok Saat Malam Pertama
Terkait dengan pengakuan Intan, Rey membantahnya.
Rey menyebut bahwa Intan sebenarnya sudah tahu bahwa dirinya adalah wanita.
Tapi Intan tetap mau berpacaran dengannya.
Diungkap Rey, yang pertama kali mengajaknya nikah adalah Intan.
Rey menyebut Intan jatuh cinta padanya karena kebaikan serta hartanya.
"Dia (yang ajak nikah). Karena zaman anak sekarang kan dibilangnya treat like a queen, karena sebelumnya di selalu dapat perlakuan yang kasar dari mantan-mantannya. Terus katanya cuma dimanfaatin. Abis itu dapat yang seperti ini (seperti saya). (Kata Intan) 'aku enggak pernah minta apapun, kamu turutin'," imbuh Rey.
Sebelum menikah siri pada 3 April 2026, Rey mengaku sempat ingin menyudahi hubungannya dengan Intan.
Tapi kata Rey, Intan menolak putus darinya.
Bahkan diceritakan Rey, ibunya Intan langsung pingsan saat tahu anaknya mau ditinggalkan.
Rey bercerita kalau yang ngotot agar ia menikah dengan Intan adalah ibunya.
"Aku sudah ngajak udahan, tapi dari pihak mamanya sama dia (Intan) ngancam mau bunuh diri. Sampai mamanya kan pingsan itu, akhirnya budenya datang yang ngeredain. Katanya (mamanya Intan) 'ya gimana Rey, nanti mama udah terlanjur malu sama tetangga, apalagi kamu mau nikahin (Intan)'. Lah kan udah tahu identitasku seperti apa. Maksud aku biarkan dulu proses berjalan. Cuma kan mama gegabah," akui Rey.