Kejuaraan Asia 2026 - Raut Sedih Juara Olimpiade Merasa Terpukul karena Rachel/Febi Beri Luka
Wahid Fahrur Annas April 10, 2026 05:33 PM

TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM
Ganda Putri China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian saat berlaga di semi final Daihatsu Indonesia Masters 2025

BOLASPORT.COM - Kekalahan unggulan ganda putri China pada babak 16 besar Kejuaraan Asia 2026 memberikan luka bagi sang pemain.

Unggulan keempat ganda putri China yakni Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dipaksa bertekuk lutut saat menghadapi wakil Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

Mereka dipermalukan di depan publik sendiri saat berlaga di Ningbo Olympic Sports Center, China, Kamis (9/4/2026).

Jia/Zhang sebenarnya mengawali laga dengan baik setelah berhasil memenangkan gim pembuka terlebih dahulu.

Pada gim kedua, Jia/Zhang masih berada dalam posisi memimpin saat memasuki pertengahan laga dengan skor 15-13.

Namun, situasinya berubah menjadi sulit setelah Rachel/Febi berhasil menyamakan kedudukan pada skor 16-16.

Ganda putri Indonesia itu memaksa skor berimbang sampai skor 19-19 dan akhirnya sukses merebut dua poin beruntun untuk mencuri gim kedua.

Pada gim pamungkas, Jia/Zhang benar-benar dipermalukan karena mereka hanya bisa mencatatkan satu digit poin.

Jia/Zhang harus mengakui keunggulan Rachel/Febi dengan skor akhir 21-16, 19-21, 9-21.

Hasil yang sulit diterima bagi Jia Yi Fan, pemain dengan pemilik medali emas Olimpiade Paris 2024 itu.

Tahun lalu, Jia bersama Zhang berhasil meraih tiga gelar juara mulai dari Swiss Open (Super 300), Hong Kong Open (Super 500), dan China Masters (Super 750).

Mereka bahkan mencapai dua kali final BWF World Tour Super 1000 pada Malaysia Open 2025 dan China Open 2025 meski keduanya harus berakhir runner-up.

Jia Yi Fan mengaku setiap kekalahan yang diterima terasa sebagai pukulan telak.

"Setiap cedera, setiap kekalahan, bagi saya ini pukulan telak," kata Jia Yi Fan dengan raut wajah lesu, dilansir BolaSport.com dari CGTNSportsScene.

"Artinya, kami tidak melakukan pekerjaan dengan baik."

"Saya merasa saya bisa melakukannya. Saya yakin bisa, tapi hasilnya terus membuat saya meragukan diri sendiri,” ujar pemain berusia 28 tahun itu.

Kekalahan itu membuat Jia/Zhang keluar dari tren positif yang diraihnya pada tur Eropa.

Jia/Zhang mencapai semifinal All England Open 2026 dan runner-up Swiss Open 2026. 

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.