Siti Ingin Lanjutkan Kebiasaan Baik Hingga Tua
R Hari Tri Widodo April 10, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Membaca melatih berpikir lebih sistematis, kritis dan tenang dalam mengambil keputusan dan bijak dalam menyikapi persoalan. 

Siti Norkhadijah juga merasakan bahwa banyak mengeluarkan ide dan solusi yang bagus setelah membangun kebiasaan membaca.

"Sejak masa SMA saya mulai suka membaca buku terutama novel. Awalnya hanya sebagai kegiatan yang biasa supaya tidak bosan, akan tetapi kebiasaan saya ini berkembang sampai sekarang," kata perempuan kelahiran Tabalong, 17 April 2005 ini.

Siti Norkhadijah yang saat ini kuliah Semester 6 Jurusan Administrasi Publik di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong, juga merasakan bahwa membaca membantu memahami dunia secara lebih luas dan mendalam. 

"Juga membantu saya dalam memperbaiki cara berpikir. Membaca membatu saya menjadi orang yang lebih kritis," kata peraih Juara 1 Jambore Pemuda Daerah Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 ini.

Siti yang juga hobi berdiskusi, mendengarkan podcasts dan musik, serta public speaking ini, menyukai bacaan pengembangan diri, novel sejarah, serta literasi spiritual. 

"Buku-buku tersebut membantu membangun pola pikir strategis, mampu berpikir secara kritis dan mampu menemukan ide ide yang bagus," alasannya.

Momen membaca, Siti lakukan di sela aktivitas, biasanya sore hari atau malam sebelum beristirahat.

"Meskipun belum sepenuhnya konsisten  membaca buku, saya bertekad bisa melanjutkan kebiasan baik ini sampai tua," tegas Siti.

Selain itu mampu mengembangkan serta membagikan pengalaman ini kepada orang lain agar orang lain pun mendapat manfaat dari membaca.

"Dalam hal membaca, saya tidak menetapkan durasi tertentu. Dalam sehari, saya berusaha membaca beberapa halaman. Fokus utama saya adalah konsistensi, bukan jumlah halaman," terangnya.

Urusan membeli buku, biasanya setelah menyelesaikan bacaan sebelumnya atau ketika menemukan buku yang relevan dengan kebutuhan pengembangan diri dan profesional.

"Saya menikmati membeli buku secara online. Ya, itu karena toko buku lumayan jauh dari tempat tinggal saya," alasannya.

Biasanya Siri membeli buku secara online antara satu hingga dua buku. Dan diakuinya tidak terlalu banyak mengoleksi buku.

Siti juga mengikuti komunitas baca buku Literastia, yang membantunya memberikan media bacaan disukainya mulai dari buku pengembangan diri, novel sejarah dan jenis novel lainnya.

Buku-buku yang pernah Siti baca antara lain Atomic Habits dari James Clear, The Things Only You Can See When You Slow Down karya Haenim Sunim, Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring, Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka Dikehidupan Selanjutnya tulisan Dr Andreas Kurniawan SpKJ.

Adalagi buku Tentang Kamu, karya Tere Liye, Laskar Pelangi tulisan Andrea Hirata, Start With Why dari Simon Sinek, Laut Bercerita karya Leila S Chudori, Sisi Tergelap Surga tulisan Brian Khrisna, dan The Woman & The Nightingale dari Kristian Hannah. (Salmah saurin)


Jangan Dipaksa Ketika Hatimu Belum Mau
"Tidak harus nenjadi hebat untuk memulai, tetapi harus berani memulai untuk menjadi hebat. If It’s Don’t Challenge You, It Won’t Change You.”

Kalimat-kalimat di atas adalah moto Siti Norkhadijah. Tentunya inspirasi tersebut ia dapat dari banyak membaca 

Siti yang juga Duta Pepelingasih Kabupaten Tabalong 2025, memaparkan bahwa supaya kita suka baca, maka mulai dari buku yang membuat enjoy dan menikmati saat membaca, misal novel.

"Jangan dipaksa ketika hatimu belum benar-benar mau untuk membaca, cari tempat atau posisi yang tenang dan jauh dari kebisingan, contohnya halaman belakang rumah," seloroh Siti yang semasa SMA meraih juara lomba pidato bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia 

Diingatkan Siti, tidak perlu banyak dalam sekali membaca, biarpun sedikit tetapi kita bisa memahami isi bukunya.

"Catat atau kasih tanda ketika Kita menemukan quote yang relevan dengan kita," pungkas Peserta Leadercamp Provensi Kalimantan Selatan 2025 ini. (Salmah saurin)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.