Buka MTQ ke-59 Kota Medan, Rico Waas Tekankan Syiar dan Penguatan Nilai Al-Quran
Randy P.F Hutagaol April 12, 2026 10:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Suasana religius dan khidmat menyelimuti pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan yang digelar di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (11/4/2026) malam.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan penabuhan beduk bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, serta Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman.

Rico Waas menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam yang memiliki dampak luas bagi kehidupan masyarakat.

“MTQ ini bukan hanya kompetisi, tapi momentum untuk menanamkan dan menguatkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini akan lahir generasi qori dan qoriah terbaik dari Kota Medan yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Rico juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan MTQ, terutama dalam hal penilaian yang harus berlangsung adil, objektif, dan profesional. Menurutnya, hal tersebut penting agar para peserta yang terpilih benar-benar menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Pelaksanaan yang baik akan melahirkan hasil yang berkualitas. Kita ingin peserta terbaik yang tidak hanya unggul secara kemampuan, tapi juga berakhlak,” katanya.

Selain itu, Rico mengapresiasi peningkatan kualitas penyelenggaraan MTQ tahun ini. Ia menilai, penataan lokasi semakin baik dan memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ikut berkembang.

“Kita lihat UMKM juga dilibatkan. Ini bagus, karena MTQ juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rico turut mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar bijak dalam memanfaatkan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.

“Teknologi harus dimanfaatkan dengan baik, tapi jangan sampai menjauhkan kita dari nilai-nilai Al-Qur’an,” pesannya.

MTQ ke-59 Kota Medan tahun ini mengusung tema “Membangun Ketaatan yang Hakiki kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya menuju Medan Bertuah”, yang terinspirasi dari Surah An-Nisa ayat 59 tentang pentingnya ketaatan kepada Allah, Rasul, dan pemimpin.

Sementara itu, Koordinator Penyelenggara MTQ ke-59 Kota Medan, HM Sofyan, melaporkan bahwa kegiatan ini berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 18 April 2026.

Sebanyak 692 peserta ambil bagian, berasal dari 21 kecamatan serta madrasah aliyah negeri dan swasta di Kota Medan.

“Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti sekitar 11.000 peserta,” jelasnya.

Dalam MTQ kali ini, terdapat delapan cabang yang diperlombakan, yakni seni baca Al-Qur’an, qira’at, hafalan, tafsir, fahm, syarh, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Tak hanya perlombaan, kegiatan ini juga diramaikan dengan pameran organisasi perangkat daerah (OPD), partisipasi dari 21 kecamatan, serta bazar UMKM yang diikuti 112 pelaku usaha binaan Pemko Medan.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, MTQ ke-59 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah serta membawa manfaat spiritual dan ekonomi bagi masyarakat Kota Medan.

(dyk/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.