TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan menegaskan kesiapannya tancap gas menjalankan kerja nyata untuk masyarakat.
Hal itu disampaikan dalam momentum halal bihalal sekaligus penguatan konsolidasi internal dan eksternal partai di Kaliandra Resosrt Dayurejo, Prigen, Minggu (12/4/2026).
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan Nik Sugiharti mengatakan, sejak Musyawarah Daerah (Musda) digelar pada 29 Januari 2026, roda organisasi langsung bergerak cepat.
Pengukuhan pengurus pada 15 Februari menjadi titik awal penguatan kerja partai secara menyeluruh.
Baca juga: Satu Kader Mundur, Tersisa Tujuh Nama yang Resmi Ikuti UKK Calon Ketua DPC PKB Pasuruan
Baca juga: Pererat Silaturahmi, Adinda Denisa Senam “Fitri & Fit” Bersama Ratusan Warga
“Setelah pengukuhan, kami tidak menunggu lama. Konsolidasi langsung berjalan sampai ke bawah, hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan,” ujarnya.
Sepanjang Maret 2026, Golkar Pasuruan telah menuntaskan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 12 kecamatan.
Mulai dari Gempol, Pandaan, Tutur, Sukorejo, Pohjentrek, Wonorejo, Rejoso, Purwosari, Tosari, Kraton, Kejayan, hingga Puspo.
Nik, sapaan akrabnya menegaskan, seluruh Muscam berjalan lancar, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.
Ia menyebut, ini menjadi bukti bahwa konsolidasi internal tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi benar-benar hidup di tingkat akar rumput.
“Struktur kita harus kuat dulu. Kalau fondasinya kokoh, kerja-kerja ke masyarakat akan lebih maksimal,” tegasnya.
Ke depan, Golkar Pasuruan menargetkan penyelesaian Muscam tahap II, serta Musdes dan Muslur di 365 desa dan kelurahan.
Bersamaan dengan itu, partai juga akan menggelar bimbingan teknis (bimtek) kepemimpinan bagi seluruh pengurus dan fungsionaris.
Namun, menurut Nik, konsolidasi tidak cukup hanya di internal.
Golkar juga mulai menguatkan langkah ke luar melalui gerakan bertajuk “Wani Kolaborasi”.
“Wani itu berani. Berani membuka diri, merangkul, dan bekerja sama. Kita ingin Golkar hadir bukan hanya sebagai partai, tapi sebagai mitra semua pihak,” jelasnya.
Ia menyebut, ada tiga arah utama dalam konsolidasi eksternal.
Yakni memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, membangun komunikasi lintas partai, serta menjalin hubungan kultural dengan pondok pesantren.
Sejumlah langkah konkret sudah dilakukan, diantaranya silaturahmi ke pesantren besar seperti Ngalah, Besuk, Sidogiri, hingga Cangaan dalam beberapa waktu terakhir.
“Ini bukan sekadar kunjungan, tapi membangun komunikasi yang berkelanjutan. Kita ingin dekat dengan semua elemen masyarakat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Nik mengingatkan kader agar tidak berhenti pada struktur organisasi semata.
Ia mendorong seluruh kader turun langsung ke masyarakat dan menunjukkan kerja nyata.
“Sekarang saatnya gas pol. Jangan hanya bicara, tapi buktikan dengan karya. Masyarakat menunggu kehadiran kita,” tambah dia.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur M Syaifullah terus memberi dukungan dan mengapresiasi kerja - kerja Partai Golkar Pasuruan yang terus gas pol.
“Salam dari Ketua DPD Jatim yang belum bisa hadir karena berbarengan dengan acara DPR RI. Semoga, Partai Golkar Pasuruan bisa terus menjaga kondusifitas dan semakin gas pol membesarkan Partai Golkar,” tutupnya.
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)