Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BOGOR – Harapan PSMS Medan untuk promosi ke Liga 1 musim depan dipastikan pupus.
Kekalahan 0-1 dari Garudayaksa FC pada lanjutan Liga 2 pekan ke-24 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (11/4/2026), menjadi akhir dari ‘asa’ tim berjuluk Ayam Kinantan itu.
Hasil tersebut membuat PSMS tetap tertahan di angka 31 poin dengan tiga laga tersisa.
Raihan itu sudah tidak mungkin lagi mengejar perolehan poin tim di zona promosi.
Garudayaksa FC yang berada di posisi terdekat yakni peringkat 2 atau zona play-off promisi, kini telah mengoleksi 45 poin, terpaut jauh dan tak terkejar.
Ironisnya, peluang PSMS sebenarnya terbuka dalam laga ini.
Garudayaksa harus bermain dengan 10 orang setelah Aditia diganjar kartu merah.
Baca juga: Goal Injury Time Adhyaksa FC Buat Persiraja Gagal Memetik Poin
Namun keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan oleh PSMS untuk setidaknya mencuri poin.
Sejak awal laga, PSMS sudah berada dalam tekanan.
Gol cepat tuan rumah pada menit ke-7 menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan tersebut.
Sepanjang sisa waktu, PSMS kesulitan membongkar pertahanan Garudayaksa, meski unggul jumlah pemain.
Kekalahan ini menempatkan PSMS di peringkat keenam klasemen sementara dengan 31 poin.
Dengan selisih yang cukup jauh dari papan atas, peluang promosi pun resmi tertutup, bahkan sebelum kompetisi berakhir.
Sementara itu, Garudayaksa FC semakin kokoh di papan atas dengan koleksi 45 poin dari 24 pertandingan, hasil dari 12 kemenangan, sembilan kali imbang, dan tiga kekalahan.
Baca juga: Petaka Detik Terakhir Gagalkan Persiraja Curi Poin di Banten
Di puncak klasemen, Adhyaksa FC memimpin dengan 47 poin.
Bagi PSMS, hasil ini menjadi pukulan telak sekaligus evaluasi besar untuk menghadapi musim berikutnya.(*)