SURYA.co.id, Surabaya - Kekalahan 0-3 dari Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026), menjadi pukulan telak bagi Persebaya Surabaya. Bajol Ijo kini harus segera bangkit untuk menghadapi laga berikutnya melawan Madura United.
Persebaya akan menjamu Madura United pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/4/2026). Laga ini menjadi kesempatan penting bagi Bajol Ijo untuk menebus kekalahan dari Persija.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa tim harus segera melupakan hasil buruk di Jakarta. “Hal pertama yang saya inginkan adalah reaksi. Reaksi dalam arti yang positif,” ujarnya kepada awak media seusai laga melawan Persija kemarin.
Absennya beberapa pemain kunci seperti Bruno Moreira dan Ernando Ari masih menjadi sorotan. Keduanya dibekap cedera, sehingga Persebaya harus mengandalkan pemain yang baru pulih dan pemain muda untuk mengisi kekosongan.
Dalam laga melawan Persija, Persebaya sebenarnya sempat menciptakan peluang melalui Gali Freitas dan Pedro Matos. Namun, peluang itu gagal berbuah gol, memperlihatkan kelemahan dalam penyelesaian akhir.
Tavares menilai hal ini harus segera diperbaiki. “Kami mengenai mistar satu kali, mengenai tiang satu kali. Kami punya tembakan dari Gali, ada tembakan dari Pedro Matos,” ungkapnya.
Kondisi ini membuat laga melawan Madura United menjadi ujian penting. Bajol Ijo harus menunjukkan konsistensi agar tidak kembali kehilangan poin di kandang sendiri.
Bernardo Tavares menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh. “Kami harus kembali ke latihan dengan kepala tegak, menganalisis kesalahan kami dan mencoba berkembang,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa setiap pemain harus menunjukkan komitmen penuh.
“Banyak hal hari ini yang kami lakukan tidak dengan baik. Dan hal-hal yang tidak kami lakukan dengan baik itu sangat membantu Persija mencetak gol,” jelasnya.
Baca juga: Persebaya Dikalahkan Persija 3-0, Bernardo Tavares Ungkap Biang Kerok Kekalahan
Tavares juga mengirim sinyal peringatan kepada pemain yang performanya menurun. Ia menegaskan bahwa kesempatan bermain akan diberikan kepada mereka yang menunjukkan kualitas terbaik di latihan.
“Jika ada pemain lain yang di latihan menunjukkan kondisi fisik dan performa lebih baik, maka mereka punya peluang besar untuk dimainkan di pertandingan berikutnya,” katanya.
Dengan tujuh laga tersisa, Tavares ingin tim fokus penuh. Ia menekankan bahwa meski peluang juara semakin tipis, Bajol Ijo harus tetap tampil maksimal di setiap pertandingan.
Kekalahan dari Persija membuat Persebaya tertahan di posisi keenam klasemen dengan 42 poin dari 27 laga. Bajol Ijo mencatat 11 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 7 kekalahan, dengan selisih gol +5.
Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 64 poin, diikuti Borneo FC dengan 60 poin, dan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 55 poin. Persebaya kini tertinggal jauh dari tiga besar.
Persaingan di papan tengah semakin ketat. Persita Tangerang hanya terpaut satu poin di bawah Persebaya, sementara Dewa United juga mengintai dengan 40 poin.


















Situasi ini membuat Persebaya harus berhati-hati agar tidak tergeser dari posisi enam besar. Laga melawan Madura United menjadi momentum penting untuk menjaga posisi mereka.