TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Seorang warga di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, hampir saja kehilangan harta benda senilai ratusan juta rupiah.
Tas berisi uang tunai Rp 104 juta, emas, hingga BPKB mobil sempat terjatuh di jalan dan dikira sampah oleh warga yang melintas.
Peristiwa ini dialami Hasni (36), seorang wiraswasta asal Lingkungan Balatedong, Kelurahan Sinyonyoi, pada Minggu (12/4/2026).
Baca juga: Warga Keluhkan Tambang Ilegal di Sungai Lariang Pasangkayu, Ngaku Diancam hingga Lahan Terkikis
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menjelaskan kejadian bermula saat korban bersama suaminya berkendara menuju area empang di Lingkungan Tampalambagu sekitar pukul 10.00 WITA.
Mereka berencana menghadiri acara keluarga bakar-bakar ikan.
“Korban membawa tas yang dibungkus kantong plastik hitam. Isinya cukup berharga, yakni uang tunai Rp 104 juta, emas seberat 11 gram, BPKB mobil, dan kartu ATM dengan saldo Rp 10 juta,” ujar Iptu Herman Basir saat ditemui di Mapolresta Mamuju, Senin (13/4/2026).
Setibanya di lokasi tujuan sekitar pukul 10.30 WITA, korban baru menyadari bahwa kantong hitam tersebut sudah tidak ada di atas motornya.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kantong plastik berisi harta benda tersebut sempat terlihat oleh seorang petani bernama Haidar (67).
Namun, saksi tidak menyangka bahwa plastik tersebut berisi barang berharga.
“Saksi pertama sempat melihat kantong itu di jalan. Karena dikira sampah, ia mencungkilnya menggunakan kayu untuk dipindahkan ke pinggir jalan agar tidak menghalangi arus lalu lintas,” lanjut Herman.
Tak lama kemudian, saksi lain yang melintas melihat seorang pria bernama Syahril (47) mengambil kantong plastik tersebut dan membawanya pergi.
Mendapat laporan kehilangan, personel piket Polsek Kalukku langsung bergerak melakukan koordinasi.
Polisi berhasil menghubungi Syahril melalui telepon untuk mengonfirmasi keberadaan barang tersebut.
Syahril mengaku telah menemukan kantong plastik itu dan membawanya pulang ke rumahnya di Mamuju.
“Sekitar pukul 14.00 WITA, personel kepolisian bersama korban dan saksi menuju ke rumah penemu di Mamuju. Beruntung, barang-barang tersebut ditemukan dalam keadaan utuh dan lengkap tanpa ada yang kurang,” jelas Iptu Herman.
Pihak kepolisian mengapresiasi kerja sama warga yang jujur dalam melaporkan dan mengembalikan barang temuan tersebut.
Iptu Herman juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat membawa barang berharga dalam jumlah besar, terutama saat berkendara.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi