Jumlah Jemaah Meningkat, Kemenhaj Pontianak Perkuat Pelayanan dan Pengawasan
Try Juliansyah April 14, 2026 08:28 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO,ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pontianak, Muslimin, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji agar dapat menjalankan ibadah secara maksimal.

Muslimin mengatakan, seluruh jajaran telah berkomitmen untuk mengutamakan pelayanan kepada jemaah.

"Kementerian Kota Pontianak punya konsep kita pelayanan kepada jemaah. Kita punya niat bisa maksimal. Kami selalu pimpinan bersama kawan-kawan sudah berkomitmen mewakafkan diri kami untuk pada jemaah semua," ujarnya kepada awak media di Aula Masjid Raya Mujahidin , Jl Jendral Ahmad Yani, Selasa 14 April 2026.

Ia menambahkan, komitmen tersebut dilakukan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik selama di Tanah Suci.

"Dengan sasaran jemaah bisa maksimal ibadahnya, wasilah perantaraan maksimalnya manusia yang kami lakukan," tambahnya.

Muslimin juga mengungkapkan adanya peningkatan jumlah jemaah haji dari Kota Pontianak pada tahun ini.

Baca juga: Jemaah Termuda 13 Tahun Pecahkan Rekor Haji 2026 dan 1.508 Jemaah Pontianak Siap Berangkat

"Alhamdulillah, memang Kota Pontianak luar biasa sekarang ini. Biasa jadi 600, sekarang 1.508. Alhamdulillah kami Kemenhaj sudah membuat komitmen memberikan yang terbaik kepada jemaah, sehingga jemaah dan pelaksanaannya aman semua insyaallah," katanya.

Terkait teknis keberangkatan, ia menyebut tidak ada perubahan signifikan, termasuk tidak adanya transit dalam perjalanan jemaah.

"Pada prinsipnya jalur sama saja, tetap. Tidak ada transit, sama dari Kemenhaj. Cuma pengawasan kami tetap kepada petugas, baik petugas kloter maupun non-kloter," jelasnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap jemaah dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi.

"Oleh pusat sudah dikondisikan. Di mana titik ada jemaah, situ ada petugasnya. Dalam pengawasannya, pendamping per kloter itu setiap kloter ada enam petugas, dan non-kloter kurang lebih 3.000 petugas," ungkapnya.

Selain itu, ia menyebut total petugas yang disiapkan dari kloter mencapai 40 orang.

"Petugasnya per kloter kita ada delapan, kemudian kali lima kloter jadi 40 petugas," tambahnya.

Muslimin juga menyoroti adanya pelayanan khusus bagi jemaah usia muda, termasuk yang berusia 13 tahun, melalui pembinaan manasik yang telah disiapkan.

"Kalau umur yang 13 tahun memang ada pelayanan khusus, terutama dari pusat. Penanganan diberikan kepada kami dalam hal pembinaan manasik," jelasnya.

Ia berharap seluruh materi manasik yang telah diberikan dapat menjadi bekal bagi jemaah saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Harapan kita apa yang telah kita sampaikan itu bisa menjadi ilmu ketika di Tanah Haram Makkah nantinya. Insyaallah bisa maksimal semua," pungkasnya. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.