TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 terjadi di wilayah barat daya Malang, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026) dini hari.
Berdasarkan rilis cepat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04.10.40 WIB.
Titik koordinat gempa berada di 8,98 Lintang Selatan dan 112,39 Bujur Timur.
Pusat gempa berada di laut, sekitar 95 kilometer barat daya Kabupaten Malang, wilayah Jawa Timur.
Sementara itu, kedalaman gempa tercatat 10 kilometer, yang termasuk kategori gempa dangkal.
Baca juga: UNG Kian Diminati! 700 Wisudawan Dikukuhkan, Rektor Ungkap Persaingan Masuk Semakin Ketat
BMKG menyebutkan bahwa data ini merupakan hasil pengolahan awal yang mengutamakan kecepatan, sehingga parameter masih dapat berubah seiring pembaruan.
Wilayah Rawan Gempa di Selatan Jawa
Wilayah selatan Jawa Timur dikenal sebagai kawasan dengan potensi gempa yang cukup tinggi.
Hal ini dipengaruhi oleh zona subduksi di sepanjang selatan Pulau Jawa, tempat Lempeng Indo-Australia bergerak menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
Proses tektonik tersebut menyebabkan akumulasi energi yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan dalam bentuk gempa bumi.
Selain itu, keberadaan patahan aktif di daratan Jawa juga turut berkontribusi terhadap aktivitas seismik di kawasan ini.
Magnitudo Kecil, Dampak Minim
Gempa dengan magnitudo 2,7 tergolong kecil dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan.
Namun, kedalaman yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer, dapat membuat getaran lebih mudah dirasakan di permukaan dalam kondisi tertentu.
Meski demikian, karena pusat gempa berada di laut dan kekuatannya rendah, dampak yang ditimbulkan diperkirakan sangat kecil dan kemungkinan besar tidak dirasakan oleh masyarakat.
Imbauan BMKG dan Tips Hadapi Gempa
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi informasi gempa bumi.
Warga juga diminta untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan:
Tetap Tenang, Pantau Informasi Resmi
Hingga saat ini belum ada laporan terkait dampak kerusakan akibat gempa tersebut.
BMKG menegaskan bahwa data yang disampaikan masih bersifat sementara dan dapat berubah.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta terus memantau informasi resmi guna mengetahui perkembangan terbaru dan menghindari kepanikan.(*)