Pesona Danau Belibis, Habitat Alami Burung di Dataran Tinggi Kerinci
Heri Prihartono April 15, 2026 10:48 AM

TRIBUNJAMBI.COM-Kabupaten Kerinci menyimpan banyak potensi wisata alam yang belum sepenuhnya tereksplorasi.

Salah satu destinasi yang layak mendapat perhatian lebih adalah Danau Belibis, sebuah kawasan yang menawarkan keindahan alami sekaligus keunikan ekosistemnya.

Danau ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin melihat langsung keberadaan burung belibis di habitat aslinya.

 Tidak perlu jauh-jauh ke tempat konservasi khusus, karena di lokasi ini pengunjung dapat menyaksikan burung tersebut hidup bebas di alam terbuka.

Keberadaan Danau Belibis berada di wilayah dataran tinggi, tepatnya di kawasan kaki Gunung Kerinci. Letaknya yang berada di ketinggian membuat udara di sekitar danau terasa sejuk dan menyegarkan.

Lingkungan di sekitar danau masih didominasi oleh hutan lebat yang relatif terjaga. Kondisi ini menciptakan suasana yang tenang dan alami, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Pepohonan yang rimbun menjadi latar yang memperkuat kesan asri pada kawasan tersebut.
Potensi wisata Danau Belibis dinilai cukup besar.

Apabila dikelola secara optimal, bukan tidak mungkin popularitasnya akan menyusul destinasi lain di Kerinci seperti Danau Kerinci maupun Danau Kaco yang lebih dahulu dikenal wisatawan.

Air danau yang tampak jernih menjadi daya tarik utama. Selain itu, keberadaan kawanan burung belibis yang kerap terlihat bergerombol di sekitar perairan menambah nilai eksotis yang sulit ditemukan di tempat lain.

Dari kawasan danau, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan megah Gunung Kerinci yang menjulang tinggi. Lanskap ini menjadi kombinasi visual yang memikat antara perairan dan pegunungan.

Secara administratif, Danau Belibis berada di Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Lokasinya cukup mudah dijangkau meskipun berada di kawasan dataran tinggi.
Jarak tempuh dari Kota Sungai Penuh menuju danau ini sekitar 43 kilometer.

Perjalanan biasanya memakan waktu kurang lebih satu hingga satu setengah jam, tergantung kondisi jalan dan kendaraan yang digunakan.

Untuk mencapai lokasi, wisatawan dapat memilih beberapa rute alternatif. Di antaranya melalui Desa Gunung Labu, Desa Kebun Baru, atau Desa Giri Mulyo yang menjadi akses menuju kawasan danau.

Dengan segala potensi yang dimiliki, Danau Belibis bukan hanya sekadar destinasi wisata biasa. Tempat ini menawarkan pengalaman menyatu dengan alam, sekaligus menjadi ruang bagi pelestarian lingkungan dan habitat satwa liar.

Jika pengelolaan dan promosi dilakukan secara konsisten, Danau Belibis berpeluang menjadi salah satu ikon wisata unggulan di Kabupaten Kerinci di masa mendatang

Baca juga: Pesona Wisata Air Terjun Renah Sungai Besar, Surga Tersembunyi di Bungo

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.