TRIBUN-SULBAR.COM – Ujian Madrasah (UM) bagi siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) dilaksanakan mulai 2 Maret hingga 18 April 2026. Ujian ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan kelulusan peserta didik.
Pada tahun ini, pelaksanaan UM menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), yang memungkinkan proses evaluasi berlangsung lebih terstruktur dan efisien.
Salah satu mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Hadis.
Baca juga: Program BERBISIK Pertamina Patra Niaga Dorong Inklusi Sosial dan Ekonomi Warga Balongan
Baca juga: Kunci Jawaban Cerdas Cergas Berbahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 215: Bedah Pesan Gurindam XII
Materi yang diujikan mencakup berbagai aspek, mulai dari sejarah perkembangan hadis, metode periwayatan (tahammul wa ada’ al-hadits), hingga kajian tentang para sahabat dan tabi’in yang berperan dalam meriwayatkan hadis.
Untuk membantu siswa mempersiapkan diri, latihan soal menjadi salah satu metode yang dianjurkan.
Melalui latihan, siswa dapat mengukur tingkat pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.
Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada jawaban yang paling tepat!
1. Perkembangan hadis pada masa Nabi Muhammad SAW menunjukkan adanya larangan dan kebolehan penulisan hadis. Secara historis, kebijakan ini bertujuan untuk...
A. Membatasi jumlah hadis yang beredar di kalangan sahabat
B. Menjaga kemurnian Al-Qur’an agar tidak tercampur dengan hadis
C. Menghindari perbedaan mazhab dalam Islam
D. Menguatkan tradisi lisan dalam masyarakat Arab
E. Menyederhanakan proses periwayatan hadis
Kunci Jawaban: B
Baca juga: 50 Soal Ujian Madrasah Hadis Kelas 12 MA dan Kunci Jawaban
2. Pada masa Khulafaur Rasyidin, periwayatan hadis dilakukan secara hati-hati. Hal ini terlihat dari kebijakan para sahabat yang mensyaratkan saksi dalam meriwayatkan hadis. Tujuan utama kebijakan ini adalah...
A. Membatasi akses masyarakat terhadap hadis
B. Menjaga otoritas khalifah dalam agama
C. Menghindari pemalsuan hadis sejak dini
D. Mengurangi perbedaan penafsiran hadis
E. Mengutamakan Al-Qur’an sebagai sumber hukum
Jawaban: C
3. Kodifikasi hadis secara resmi pertama kali dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Secara sosio-historis, faktor utama yang melatarbelakangi kebijakan ini adalah...
A. Banyaknya hadis yang bertentangan dengan Al-Qur’an
B. Kekhawatiran hilangnya hadis karena wafatnya para perawi
C. Desakan ulama untuk menyusun kitab tafsir
D. Pengaruh budaya asing terhadap umat Islam
E. Persaingan antar mazhab fiqih
Kunci Jawaban: B
4. Metode tahammul al-hadits seperti sama’ (mendengar langsung dari guru) dianggap paling kuat dibanding metode lain karena...
A. Tidak memerlukan pencatatan
B. Melibatkan perantara yang banyak
C. Terjadi interaksi langsung antara guru dan murid
D. Dapat dilakukan tanpa kehadiran guru
E. Mengandalkan hafalan semata
Jawaban: C
5. Perbedaan antara metode tahammul al-hadits “ijazah” dan “munawalah” terletak pada...
A. Cara penulisan sanad hadis
B. Jumlah perawi dalam sanad
C. Bentuk izin guru kepada murid
D. Kualitas hadis yang diriwayatkan
E. Bahasa yang digunakan dalam hadis
Jawaban: C
6. Sahabat yang dikenal sebagai periwayat hadis terbanyak adalah Abu Hurairah. Dalam konteks kekinian, keteladanan beliau dapat diimplementasikan dalam bentuk...
A. Menolak hadis yang tidak populer
B. Menghafal hadis tanpa memahami maknanya
C. Menyebarkan informasi tanpa verifikasi
D. Semangat mencari dan menyampaikan ilmu dengan amanah
E. Mengutamakan logika daripada hadis
Kunci Jawaban: D
7. Peran tabi’in dalam perkembangan hadis sangat penting, terutama dalam proses...
A. Penyusunan Al-Qur’an
B. Pengumpulan hadis secara sistematis
C. Penetapan hukum negara
D. Penyebaran hadis melalui teknologi
E. Penghapusan hadis dhaif
Kunci Jawaban: B
8. Imam al-Bukhari dalam menyusun kitabnya menggunakan kriteria yang sangat ketat. Salah satu syarat utama hadis sahih menurut beliau adalah...
A. Perawi berasal dari keluarga Nabi
B. Sanadnya pendek
C. Perawi pernah bertemu langsung (liqa’)
D. Hadis diriwayatkan banyak orang
E. Hadis sesuai dengan akal
Jawaban: C
9. Al-Kutub al-Tis’ah merupakan kumpulan kitab hadis muktabar. Salah satu perbedaan Sunan dan Shahih terletak pada...
A. Jumlah hadis yang diriwayatkan
B. Metode periwayatan sanad
C. Tingkat kesahihan hadis yang dikumpulkan
D. Bahasa yang digunakan
E. Urutan bab dalam kitab
Jawaban: C
10. Perbedaan antara hadis, sunnah, khabar, dan atsar dalam kajian ilmu hadis terletak pada...
A. Bahasa yang digunakan dalam periwayatan
B. Sumber dan cakupan informasi yang disampaikan
C. Jumlah perawi dalam sanad
D. Tempat periwayatan hadis
E. Waktu penyampaian hadis
Kunci Jawaban: B
11. Unsur utama dalam hadis yang berkaitan dengan isi atau substansi ajaran disebut...
A. Sanad
B. Rawi
C. Matan
D. Isnad
E. Takhrij
Jawaban: C
12. Hadis memiliki kedudukan sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an. Hal ini disebabkan karena hadis berfungsi untuk...
A. Menggantikan Al-Qur’an
B. Menyempurnakan dan menjelaskan Al-Qur’an
C. Menyaingi Al-Qur’an
D. Membatasi hukum Al-Qur’an
E. Menghapus ayat Al-Qur’an
Kunci Jawaban: B
13. Fungsi hadis terhadap Al-Qur’an yang menjelaskan ayat yang masih global disebut...
A. Taqrir
B. Bayan tafsir
C. Nasakh
D. Takhshish
E. Ijmal
Kunci Jawaban: B
14. Hadis mutawatir memiliki keunggulan dibanding hadis ahad karena...
A. Lebih pendek sanadnya
B. Diriwayatkan oleh banyak perawi sehingga mustahil berdusta
C. Ditulis oleh ulama besar
D. Lebih mudah dipahami
E. Tidak memerlukan sanad
Kunci Jawaban: B
15. Hadis sahih memiliki kriteria tertentu, salah satunya adalah...
A. Sanad terputus
B. Perawi tidak dikenal
C. Tidak ada cacat (‘illah) dan kejanggalan (syadz)
D. Matan bertentangan dengan akal
E. Diriwayatkan oleh satu orang saja
Jawaban: C
16. Hadis yang sanadnya bersambung hingga Nabi disebut...
A. Mawquf
B. Maqthu’
C. Marfu’
D. Qudsi
E. Musalsal
Jawaban: C
17. Ilmu Rijalul Hadits berfungsi untuk...
A. Menafsirkan ayat Al-Qur’an
B. Mengetahui biografi dan kualitas perawi
C. Menentukan hukum fiqih
D. Menyusun kitab hadis
E. Menghafal hadis
Kunci Jawaban: B
18. Ilmu Jarh wa Ta’dil digunakan untuk menilai...
A. Isi hadis
B. Bahasa hadis
C. Kredibilitas perawi
D. Jumlah sanad
E. Tempat hadis diriwayatkan
Jawaban: C
19. Metode takhrijul hadis digunakan untuk...
A. Menghafal hadis
B. Menentukan arti hadis
C. Menelusuri sumber asli hadis
D. Menyederhanakan hadis
E. Menghapus hadis dhaif
Jawaban: C
20. Hadis qudsi berbeda dengan hadis nabawi karena...
A. Ditulis dalam Al-Qur’an
B. Lafaz dari Allah, makna dari Nabi
C. Makna dari Allah, lafaz dari Nabi
D. Tidak memiliki sanad
E. Tidak boleh diriwayatkan
Jawaban: C
21. Hadis musnad adalah hadis yang...
A. Tidak memiliki sanad
B. Sanadnya terputus
C. Sanadnya bersambung hingga Nabi
D. Hanya diriwayatkan satu orang
E. Tidak memiliki matan
Jawaban: C
22. Dalam konteks kekinian, penerapan ilmu hadis penting untuk...
A. Menggantikan Al-Qur’an
B. Menyaring informasi hoaks
C. Menghapus perbedaan mazhab
D. Mengurangi jumlah hadis
E. Membatasi dakwah
Kunci Jawaban: B
23. Perbedaan antara hadis mawquf dan maqthu’ terletak pada...
A. Jumlah sanad
B. Tingkat kesahihan
C. Tempat penyandaran hadis
D. Bahasa hadis
E. Metode periwayatan
Jawaban: C
24. Hadis mu’an’an ditandai dengan penggunaan lafaz...
A. Haddatsana
B. Sami’tu
C. ‘An
D. Qala
E. Akhbarana
Jawaban: C
25. Salah satu hikmah mempelajari ilmu hadis adalah...
A. Mengetahui sejarah politik Islam
B. Menentukan hukum tanpa dalil
C. Memahami ajaran Islam secara benar dan otentik
D. Menghindari membaca Al-Qur’an
E. Mengutamakan logika semata
Jawaban: C
26. Dalam kajian Ilmu Hadis, hadis musalsal dikenal sebagai hadis yang memiliki keseragaman dalam sanad, baik dari sisi ucapan maupun perbuatan perawi. Analisis yang tepat terkait keunikan hadis musalsal adalah…
A. Seluruh sanadnya bersambung tanpa adanya perawi lemah
B. Setiap perawi dalam sanad melakukan hal yang sama saat meriwayatkan
C. Memiliki banyak jalur periwayatan yang berbeda
D. Tidak memerlukan penelitian sanad
E. Hanya diriwayatkan oleh sahabat tertentu
Kunci Jawaban: B
27. Hadis musnad sering digunakan dalam kajian sanad untuk menunjukkan kesinambungan periwayatan. Berdasarkan konsep tersebut, yang dimaksud hadis musnad adalah…
A. Hadis yang hanya diriwayatkan oleh tabi’in
B. Hadis yang sanadnya terputus di tengah
C. Hadis yang sanadnya bersambung sampai kepada Nabi
D. Hadis yang hanya terdapat dalam kitab tertentu
E. Hadis yang mengandung cacat tersembunyi
Jawaban: C
28. Dalam studi sanad, hadis mu’an’an sering menjadi bahan diskusi para ulama terkait kemungkinan adanya tadlis. Pernyataan yang tepat mengenai hadis mu’an’an adalah…
A. Hadis yang diriwayatkan tanpa menyebut guru
B. Hadis yang menggunakan lafaz “an” dalam sanad
C. Hadis yang hanya diriwayatkan secara mutawatir
D. Hadis yang ditolak seluruh ulama
E. Hadis yang tidak memiliki sanad
Kunci Jawaban: B
29. Pembagian hadis berdasarkan tempat penyandaran menjadi penting dalam memahami otoritas sebuah riwayat. Hadis qudsi memiliki karakteristik khusus, yaitu…
A. Lafaz dan makna berasal dari Nabi
B. Lafaz dari Nabi, makna dari sahabat
C. Lafaz dari Allah, makna dari Nabi
D. Makna dari Allah, lafaz dari Nabi
E. Seluruhnya berasal dari sahabat
Kunci Jawaban: D
30. Hadis marfu’, mawquf, dan maqthu’ merupakan klasifikasi berdasarkan tempat penyandaran. Contoh yang tepat dari hadis mawquf adalah…
A. Perkataan Nabi tentang ibadah
B. Perbuatan Nabi dalam shalat
C. Perkataan sahabat tentang hukum
D. Perkataan tabi’in tentang tafsir
E. Perkataan ulama modern
Jawaban: C
31. Ilmu Rijalul Hadits memiliki peran penting dalam menjaga keabsahan hadis. Fokus utama ilmu ini adalah…
A. Menafsirkan isi hadis
B. Meneliti teks hadis
C. Meneliti biografi perawi
D. Menghafal hadis
E. Menyusun kitab hadis
Jawaban: C
32. Dalam praktiknya, Ilmu Jarh wa Ta’dil digunakan untuk menilai kredibilitas perawi. Contoh penerapan ilmu ini adalah…
A. Menentukan makna hadis
B. Menilai keadilan dan kedhabitan perawi
C. Menyusun kitab hadis
D. Menentukan jumlah sanad
E. Menghafal sanad
Kunci Jawaban: B
33. Seorang peneliti hadis menemukan seorang perawi yang sering lupa dalam meriwayatkan hadis. Dalam Ilmu Jarh wa Ta’dil, kondisi ini disebut…
A. Adil
B. Tsiqah
C. Dhaif
D. Shahih
E. Hasan
Jawaban: C
34. Metode takhrij hadis digunakan untuk menelusuri asal-usul suatu hadis. Langkah awal dalam melakukan takhrij adalah…
A. Menilai sanad
B. Menentukan kualitas hadis
C. Menelusuri sumber hadis dalam kitab
D. Menafsirkan hadis
E. Menghafal hadis
Jawaban: C
35. Dalam melakukan takhrij hadis, penggunaan indeks atau kamus hadis sangat membantu. Fungsi utama alat tersebut adalah…
A. Menghafal hadis
B. Menyusun sanad
C. Mempermudah pencarian hadis berdasarkan kata
D. Menentukan hukum hadis
E. Menilai perawi
Jawaban: C
36. Hadis ahad sering menjadi perdebatan dalam penetapan hukum Islam. Pernyataan yang tepat mengenai hadis ahad adalah…
A. Selalu menghasilkan keyakinan pasti
B. Tidak dapat digunakan sebagai hujjah
C. Diriwayatkan oleh sedikit perawi
D. Selalu ditolak ulama
E. Tidak memiliki sanad
Jawaban: C
37. Dalam pembagian hadis berdasarkan kualitas, hadis hasan memiliki kedudukan di bawah sahih. Ciri utama hadis hasan adalah…
A. Perawinya sangat lemah
B. Perawinya adil tetapi kurang kuat hafalannya
C. Sanadnya terputus
D. Tidak memiliki sanad
E. Mengandung cacat berat
Kunci Jawaban: B
38. Hadis dhaif tidak dapat dijadikan hujjah dalam hukum secara umum. Salah satu sebab kedhaifan hadis adalah…
A. Banyak perawi
B. Sanad bersambung
C. Perawi tidak dikenal
D. Perawi kuat hafalannya
E. Sanad mutawatir
Jawaban: C
39. Dalam memahami fungsi hadis terhadap Al-Qur’an, hadis dapat berfungsi sebagai bayan tafsir. Contoh yang tepat adalah…
A. Hadis yang menghapus ayat
B. Hadis yang menjelaskan ayat secara rinci
C. Hadis yang menambah hukum baru
D. Hadis yang bertentangan dengan ayat
E. Hadis yang tidak berkaitan
Kunci Jawaban: B
40. Hadis sebagai sumber hukum Islam memiliki kedudukan kedua setelah Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan bahwa…
A. Hadis tidak penting
B. Hadis hanya pelengkap
C. Hadis memiliki otoritas dalam penetapan hukum
D. Hadis hanya untuk sejarah
E. Hadis tidak perlu dipelajari
Jawaban: C
41. Dalam kajian sanad, istilah sanad ‘ali menunjukkan…
A. Sanad panjang
B. Sanad pendek dengan sedikit perawi
C. Sanad lemah
D. Sanad terputus
E. Sanad palsu
Kunci Jawaban: B
42. Sebaliknya, sanad nazil menunjukkan…
A. Sanad pendek
B. Sanad kuat
C. Sanad panjang dengan banyak perawi
D. Sanad mutawatir
E. Sanad sahih
Jawaban: C
43. Dalam sejarah perkembangan hadis, munculnya hadis palsu menjadi tantangan besar. Salah satu faktor utama munculnya hadis palsu adalah…
A. Semangat ibadah
B. Kepentingan politik
C. Ketaatan sahabat
D. Ketelitian ulama
E. Kejujuran perawi
Kunci Jawaban: B
44. Upaya ulama dalam mengatasi hadis palsu dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah…
A. Menghapus semua hadis
B. Menyusun ilmu hadis
C. Menolak semua riwayat
D. Mengabaikan sanad
E. Mengurangi jumlah hadis
Kunci Jawaban: B
45. Dalam konteks kekinian, Ilmu Hadis memiliki peran penting dalam menyaring informasi. Hal ini relevan karena…
A. Semua informasi benar
B. Tidak perlu verifikasi
C. Banyak informasi yang perlu divalidasi
D. Hadis tidak relevan
E. Tidak ada hoaks
Jawaban: C
46. Seorang siswa memeriksa sumber hadis sebelum menyebarkannya di media sosial. Sikap ini mencerminkan…
A. Kelalaian
B. Ketidaktahuan
C. Penerapan Ilmu Hadis
D. Penolakan hadis
E. Ketidakpedulian
Jawaban: C
47. Dalam kajian hadis, istilah ‘illat merujuk pada…
A. Keutamaan hadis
B. Cacat tersembunyi dalam sanad atau matan
C. Jumlah perawi
D. Panjang sanad
E. Isi hadis
Kunci Jawaban: B
48. Hadis syadz adalah hadis yang…
A. Diriwayatkan banyak perawi
B. Bertentangan dengan riwayat yang lebih kuat
C. Tidak memiliki sanad
D. Selalu sahih
E. Selalu mutawatir
Kunci Jawaban: B
49. Dalam melakukan penelitian hadis, penting memahami perbedaan antara sanad dan matan. Matan adalah…
A. Rantai perawi
B. Biografi perawi
C. Isi atau teks hadis
D. Kitab hadis
E. Nama perawi
Jawaban: C
50. Secara keseluruhan, tujuan utama Ilmu Hadis dalam kehidupan umat Islam adalah…
A. Menambah jumlah hadis
B. Menghafal semua hadis
C. Menjaga keaslian dan keotentikan hadis
D. Mengubah hadis
E. Mengurangi hadis
Jawaban: C
Disclaimer: Soal-soal di atas hanya digunakan sebagai bahan latihan dan bukan soal sebenarnya yang akan diujikan.(Yunita Rahmayanti /Arif Tio Buqi Abdulah)