TRIBUNNEWS.COM - Alvaro Arbeloa dengan lantang menyebut, Real Madrid tidak butuh keajaiban saat menghadapi Bayern Munchen pada leg kedua perempat final Liga Champions malam ini.
Pertandingan Bayern Munchen vs Real Madrid akan berlangsung di Allianz Arena pada Kamis (16/4/2026) pukul 02.00 WIB.
Real Madrid tertinggal agregat 1-2 dari Bayern Munchen untuk melenggang ke babak semifinal.
Arbeloa paham sekali apa yang akan dihadapi anak asuhnya saat berlaga di Munich malam ini, namun begitu tidak ada kata lain selain melawan.
Real Madrid tidak akan seleluasa pada pertandingan pertama di Bernabeu.
Percobaan Vinicius dan kolega mencapai 21 tembakan di mana 10 di antaranya tepat sasaran.
Sementara Munchen hanya menghasilkan 4 tembakan tepat sasaran dari 19 percobaan.
Tapi, tim asuhan Vincent Kompany lebih efisien daripada skuad Arbeloa ketika berada di sepertiga akhir lapangan dan kotak penalti. Terlebih dalam mengkonversi peluang.
"Kita perlu memperbaiki banyak aspek permainan. Penting untuk memanfaatkan peluang yang ada dan kita tidak akan memiliki peluang sebanyak di leg pertama," aku Arbeloa dikutip dari Football Espana.
Menurut Arbeloa, selain aspek permainan yang butuh mereka perbaiki, ada faktor lainnya yang tak kalah penting untuk dijaga.
Itu adalah soal mental.
Para pemain Real Madrid harus percaya diri ketika bermain di hadapan publik Die Roten, julukan Munchen.
Perjalanan Real Madrid di Munich saat melawan raksasa Jerman itu cukup baik karena tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir sejak musim 2013/2014.
Los Blancos berhasil memenangkan tiga di antaranya, dan sekali imbang pada laga terakhir di musim 2023/2024.
"Ini soal kepercayaan diri. Kita harus mencetak gol jika ingin menang dan melaju. Kita harus bermain sangat baik besok," tegas pelatih jebolan Castilla itu.
Tidak ada yang tidak mungkin bagi Arbeloa. Keajaiban atau keberuntungan hanya sekian persen yang memengaruhi pertandingan.
Yang terpenting baginya bagaimana para pemain dapat menjaga fokus, konsistensi, dan disiplin selama waktu pertandingan.
"Tidak ada seorang pun yang mengenal Real Madrid yang berpikir bahwa kemenangan Real Madrid besok akan menjadi sebuah keajaiban," bebernya.
"Kita harus fokus pada diri kita sendiri, itulah yang penting dan yang bisa kita tunjukkan," tambahnya.
"Kami tahu betapa sulitnya, tetapi kami akan memberikan yang terbaik dan dengan itu kami percaya kami akan menang."
Perlu diingat, Real Madrid adalah tim tersukses di Eropa dengan koleksi 15 trofi Piala Eropa.
Berlandaskan hal itu, para pemain Los Blancos harus mengenal yang artinya pantang menyerang demi lambang di dada.
"Kami adalah Real Madrid. Kami adalah tim yang tidak pernah menyerah, tim dengan 15 (trofi) Piala Eropa," tutupnya.
(Tribunnews.com/Sina)