Nova.id -Kecoa memang jadi salah satu serangga yang paling bikin orang refleks ingin langsung menginjaknya.
Selain menjijikkan, hewan ini juga sering muncul di tempat kotor seperti selokan atau dapur yang lembap.
Tapi, ternyata kebiasaan menginjak kecoa justru bukan cara yang tepat untuk membasminya.
Di balik tindakan yang terlihat praktis ini, ada beberapa risiko yang bisa berdampak pada kesehatan manusia.
Jadi, sebelum buru-buru menginjak, ada baiknya kamu tahu dulu bahayanya.
Saat tubuhnya diinjak, bagian dalam tubuh kecoa bisa pecah dan menyebarkan mikroorganisme ke area sekitar.
Partikel kecil ini bahkan bisa tersebar ke udara dan menempel di permukaan rumah, seperti lantai, meja, atau peralatan makan.
Kalau sampai terhirup atau terkena makanan, risiko gangguan kesehatan pun meningkat.
Debu dari bagian tubuh kecoa—termasuk kulit dan kotorannya—diketahui dapat memperburuk kondisi seperti asma.
Itulah sebabnya, lingkungan yang sering terpapar kecoa biasanya lebih berisiko menyebabkan gangguan pernapasan, apalagi jika tidak dibersihkan dengan benar.
Saat kecoa diinjak, telur ini bisa ikut tersebar ke berbagai sudut rumah.
Akibatnya, bukannya berkurang, populasi kecoa justru bisa bertambah karena telur-telur tersebut menetas di tempat yang sulit dijangkau.
Daripada menginjaknya, ada beberapa cara yang lebih aman dan efektif untuk mengusir kecoa:
- Gunakan semprotan khusus serangga
- Manfaatkan jebakan kecoa
- Jaga kebersihan rumah, terutama area dapur dan saluran air
- Tutup celah atau lubang yang bisa jadi tempat masuk kecoa.
Jadi, lain kali kalau melihat kecoa, sebaiknya hindari menginjaknya dan pilih cara yang lebih aman untuk mengatasinya. Rumah tetap bersih, kesehatan pun lebih terjaga.