TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penanaman perdana kelapa sawit plasma kemitraan antara PT Mulia Agro Utama dan Koperasi Plasma Intimung Taka Bais.
Pelaksanaan penanaman perdana kepala sawit ini berlangsung di Desa Sambungan, Kecamatan Tana Lia,, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ( Kaltara ), pada Rabu (15/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali; Wakil Bupati, Sabri; Ketua DPRD Tana Tidung, Jamhari; serta jajaran perangkat daerah terkait.
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menegaskan program kemitraan plasma ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Tana Lia.
“Program ini penting untuk memastikan masyarakat, khususnya petani, mendapatkan manfaat langsung dari kemitraan yang dibangun bersama perusahaan,” ujar Ibrahim Ali.
Baca juga: Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali Apresiasi Program Gencarkan, Dorong Edukasi Keuangan Masyarakat
Ia menjelaskan, pembangunan kebun plasma tersebut merupakan bentuk komitmen investasi perusahaan, tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari kewajiban perusahaan dalam menyediakan lahan plasma sebesar 20 persen bagi masyarakat sekitar.
Menurut Ibrahim Ali, keberadaan kebun plasma diharapkan mampu memberikan jaminan pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat, termasuk warga Desa Boungbaru dan sekitarnya.
“Ini bagian dari upaya kita memastikan masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan dan memiliki sumber penghasilan jangka panjang,” jelas Ibrahim Ali
Sementara itu, Estate Manager PT Mulia Agro Utama, Ramanja Sitinjak, menyampaikan program plasma yang dijalankan merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai regulasi pemerintah.
“Program plasma ini merupakan tanggung jawab kami dalam mensejahterakan masyarakat Kecamatan Tana Lia sesuai dengan regulasi yang tertuang dalam Permentan Nomor 18 Tahun 2021,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 ini pihak perusahaan meresmikan kebun plasma seluas 560 hektare di Desa Sambungan sebagai tahap awal pengembangan.
Dengan adanya program tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis kemitraan di Kabupaten Tana Tidung.
(*)
Penulis : Rismayanti