SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sumsel United tengah dalam misi besar untuk mengamankan posisi papan atas saat menjamu Persikad Depok pada pekan ke-25 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.
Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 19.00 WIB mendatang.
Menjelang duel tersebut, jajaran staf pelatih Laskar Juaro terus bekerja keras membedah kekuatan tim tamu yang dijuluki Srigala Margonda. Pelatih Sumsel United Nil Maizar, menegaskan bahwa pihaknya sedang mencari celah dan kelemahan yang bisa dieksploitasi demi meraih poin penuh di kandang sendiri.
Nil Maizar mengungkapkan bahwa evaluasi menyeluruh telah dilakukan, terutama setelah timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City di laga sebelumnya. Selain membenahi internal tim, pelatih asal Sumatera Barat ini juga telah mengantongi hasil analisa dari dua pertandingan terakhir Persikad Depok.
"Iya, pastinya kita sudah menganalisa kekuatan Persikad Depok. Apalagi pertandingan besok juga sangat menentukan bagi mereka. Mereka pasti akan tampil habis-habisan (fight), apalagi mereka baru saja menelan kekalahan dari PSPS Pekanbaru," ujar Nilmaizar.
Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut, meski Persikad baru saja meraih hasil minor—ditahan imbang PSMS Medan 2-2 di kandang dan kalah saat bertandang ke markas PSPS Pekanbaru—hal itu justru menjadi alarm waspada bagi anak asuhnya.
"Kita sudah mengevaluasi kelebihan mereka dan bagaimana cara kita bertahan, serta mencari tahu di mana titik lemah mereka saat bertahan," tambahnya.
Baca juga: Sriwijaya FC Minim Gol, Iwan Setiawan Ungkap Biang Keroknya: Cepat Saja Tidak Cukup!
Saat ini, Sumsel United bertengger di urutan keempat klasemen sementara Grup Wilayah Barat dengan koleksi 38 poin dari 24 pertandingan. Kemenangan melawan Persikad menjadi harga mati jika ingin menggeser FC Bekasi City dari posisi ketiga.
Peluang itu terbuka lebar, mengingat pada pekan yang sama, FC Bekasi City harus menghadapi ujian berat melawan pemuncak klasemen, Adhyaksa FC Banten.
Di sisi lain, Persikad Depok yang saat ini ditangani oleh Coach Ahmad Zulkifli, datang ke Palembang dengan tekanan besar. Menempati posisi kedelapan dengan 30 poin, tim Srigala Margonda hanya terpaut satu tingkat di atas zona play-off degradasi.
Persikad diprediksi akan tampil sporadis demi mengamankan tiga poin guna menjauhkan diri dari kejaran Persekat Tegal yang berada di peringkat sembilan dengan 26 poin.
Akankah strategi Nilmaizar mampu meredam ambisi bangkit Srigala Margonda di Bumi Sriwijaya? Menarik untuk dinantikan.